PT Pasura Bina Tambang Digugat Bayar Ganti Rugi Rp2,4 Miliar

×

PT Pasura Bina Tambang Digugat Bayar Ganti Rugi Rp2,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (ist)
Ilustrasi (ist)

PADANG – PT. Altrak 1978 menggugat PT. Pasura Bina Tambang untuk membayar ganti rugi sebesar Rp2,4 miliar terkait dugaan wanprestasi, atas belum dipenuhinya kewajiban pembayaran kepada perusahaan perdagangan dan jasa alat berat itu.

Direktur PT Altrak 1978 melalui kuasa hukumnya Defika Yufiandra dalam gugatannya menjelaskan PT Pasura Bina Tambang yang berkedudukan di Jalan Mampang Prapatan Raya Nomor 23 Srikandi Building 3rd Floor, Jakarta Selatan itu sekitar tahun 2013 hingga awal 2014 membeli spare parts dan jasa servis melalui beberapa purchase order (PO).

Seluruhnya senilai USD 115.308,75 (termasuk PPN). Seluruh PO tersebut merupakan bukti permintaan barang dari tergugat. Dalam PO jelas tercantum klausula, tergugat akan
melakukan pembayaran kepada penggugat dalam tempo 30 hari setelah invoice diterima.

Baca Juga:  Argentina Tetap di Puncak Rangking FIFA, Indonesia Naik 8 Peringkat

Terhadap PO tersebut, penggugat telah menerbitkan dan memberikan invoice kepada
tergugat atas pembelian spare parts dan penggunaan jasa servis tersebut. Dikarenakan spare parts telah diterima dan jasa servis sudah digunakan oleh tergugat sesuai PO, dan penggugat pun telah menerbitkan invoice dengan ditentukan jangka waktu
pembayaran (term of payment). Dengan demikian tergugat dianggap telah menyetujui secara diam-diam untuk melakukan perjanjian dengan sistem pembayaran 30 hari setelah invoice diterima, sebagaimana dimaksud dalam pasal 1347 KUHPerdata.