Tak Berkategori  

Pungli, Imigrasi Padang Kembalikan Uang Turis Malaysia

Ilustrasi (antara foto)
Ilustrasi (antara foto)
Ilustrasi (antara foto)

PADANG – Petugas Imigrasi Kelas IA Padang telah mengembalikan uang 300 Ringgit kepada turis Malaysia, Kamis (13/4).

Penyerahkan itu disaksikan, Ketua DPD Asita Sumbar, Ian Hanafiah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Oni Yulfian di Kantor igrasi Kelas IA Padang.

“Memang benar, uang turis Malaysia RM300 sudah dikembalikan pihak Imigrasi,” ucap Ian Hanafiah.

Sayangnya, kata Ian, setelah urusan penyerahan uang tersebut, Imigrasi meminta agar tamu dari Malaysia itu dipaksa harus keluar melalui BIM lagi, meskipun tamu sudah bilang bahwa mereka harus ke Batam karena ada acara di Batam.

Ia sungguh menyayangkan tindakan tersebut. Bahkan sikap oknum Imigrasi yang telah melakukan pungutan liar (pungli) kepada turis Malaysia. Apalagi, itu terjadi di tengah Indonesia tengah mengalakan kunjungan wisatawan masuk ke beberapa daerah di Indonesia.

“Kejadian ini tidak hanya terjadi sekali dua kali saja. Tapi sudah banyak. Tapi ini yang berani mengirim surat kepada Gubernur Sumbar,” jelasnya.

Sebelumnya, turis asal Malaysia, Mohd Fairullah Bin Muhammadon bersama tiga lainnya, menyampaikan keluhan melalui surat yang tersebar di media sosial, Rabu (12/4) malam.

Dalam surat tersebut, warga Malaysia, kelahiran 1979 mengeluhkan denda 300 RM tanpa bukti pembayaran yang dilakukan petugas Imigrasi di Bandara Internasional Minangkabau, Joki. (lenggo)