Tak Berkategori  

Rekreasi Modus Baru Penyelundupan Sabu ke Sumbar

Dua tersangka pembawa dua kilogram sabu (guspa)
Dua tersangka pembawa dua kilogram sabu (guspa)

PADANG – Polda Sumbar membekuk dua pria berinisial H (42) dan DT (43), karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu. Mereka pun terancam hukuman seumur hidup atau mati karena jumlah sabu yang disita mencapai 2 kilogram.

“Kedua tersangka ini adalah kurir dan berasal dari Pekanbaru, Riau, dan mau membawa
sabu untuk di Padang. Mereka juga memakai modus membawa kendaraan pribadi dan
keluarga serta anak-anak dengan cara membawa rekreasi, padahal mereka mau
mengantarkan sabu ke pemesan di Padang,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes
Syamsi didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Ma’mun saat memberikan keterangan pers di Mapolda Sumbar, Rabu (20/3).

Ia mengatakan, penangkapan ini dimulai dari H yang dilakukan pada Sabtu (16/3) sekira
pukul 04.14 WIB. Saat itu H sedang berada di dalam mobil Kijang Super berwarna abu-abu
dengan nomor polisi BM 1678 SR. Penangkapan berlokasi di Rumah Makan Rumpun Padi,
kawasan Jorong Tanjung Alam, Kanagarian Biaro, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten
Agam.

“Saat dilakukan penangkapan ditemukan sabu satu paket besar di dalam plastik warna
bening. Lapisan plastik itu dilapisi lagi plastik warna hijau dengan merek Guanyinwang.
Kemudian paket itu kembali dibungkus dengan kertas koran. Sabu ini disimpan dalam pintu
belakang mobil,” terang Ma’mun.

Setelah ditimbang, berat sabu yang dibawa H mencapai 942,87 gram. Tak hanya itu, polisi
juga menyita dua unit ponsel. “Berdasarkan keterangan tersangka, sabu ini diterima dari
seseorang yang tidak dikenal dan berdomisili di Pekanbaru. Kemudian kita bawa langsung
ke Padang,” ucap Ma’mun.

Setelah melakukan pengembangan di hari yang sama, tepatnya pada pukul 07.50 WIB, tim
kembali menangkap satu tersangka berinisial DT. Saat itu polisi melakukan penghadangan
terhadap tersangka yang sedang mengemudi mobil Agya merah dengan nopol BM 1502 CM
dari Pekanbaru menuju Bukittinggi. “Setelah melakukan penggeledahan, kita berhasil
menyita sabu seberat 1 kg atau 1.039,84 gram,” ujar Ma’mun.

Kemasan sabu ini, kata dia, sama dengan bungkus sabu yang ditangkap dari H. Jadi, menurut Ma’mun, mereka dicurigai satu bandar. Sedangkan dua tersangka itu merupakan kurir. “Untuk mengelabui polisi, DT membawa keluarga berwisata. Pada saat ditangkap itu ada istri dan anaknya. Ini merupakan modus baru,” paparnya. (guspa)