oleh

Reydonnyzar Moenek Apresiasi Indo Jalito Peduli

JAKARTA – Indo Jalito Peduli merupakan perkumpulan ibu-ibu yang anggotanya berasal dari komunitas Minang, ibunya orang Minang, atau ayah/suaminya orang Minang.

Sebagai sebuah perkumpulan, Indo Jalito Peduli, memperhatikan masalah dalam masyarakat. Khususnya masalah yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, budaya, dan pendidikan yang dihadapi masyarakat Minang baik yang di rantau maupun yang di Ranah Minang.

Demikian beberapa hal yang diungkapkan Astri Asgani atau yang akrab disapa Uni At selaku Ketua Umum Indo Jalito Peduli saat memberikan sambutan pada acara ‘Merentang Sayang Merangkul Cinta’

Acara yang sekaligus merupakan silaturahim dan halal bi halal para perantau Minang diadakan di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Rabu (10/7), semarak dengan kehadiran sejumlah perantau dan menampilkan hiburan serta sajian kuliner khas Minangkabau.

Lebih jauh Uni At mengatakan Indo Jalito Peduli berdiri sejak 200. “Prinsip saya ketika mendirikan Indo Jalito Peduli adalah jangan pernah berharap terima kasih dari orang. Jangan pernah berharap pujian dari orang. Berbuat baik tanpa berharap apapun jua. Jadi kami ikhlas bergerak dalam Indo Jalito Peduli selama ini” katanya yang tampil anggun mengenakan busana khas Minang.

Sekjen DPD RI, Reydonnyzar Moenek yang turut hadir mengungkapkan rasa salutnya atas eksistensi Indo Jalito Peduli selama ini. “Indo Jalito Peduli mampu bertahan selama 18 tahun lebih, dan mudah-mudahan akan selalu eksis memperjuangkan misinya dalam mendidik masyarakat dan mengembangkan budaya Minangkabau baik di rantau dan di ranah. Dengan mampu eksis selama ini membuktikan Indo Jalito Peduli disokong penuh oleh masyarakat, urang awak melihat ketulusan Indo Jalito Peduli dalam berbagi dan peduli,” kata pakar keuangan daerah ini.

Lebih lanjut, Pj Gubernur Sumbar tahun 2015 ini mengatakan sepatutnya Indo Jalito Peduli telah menginspirasi banyak anak muda Sumatera Barat untuk semakin mencintai budaya Minang. “Sebagai Urang Awak, inilah kekuatan kita, budaya yang tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas. Pemerintah hendaknya mendorong organisasi, pemerhati budaya, budayawan agar disediakan ruang untuk berkreasi, sehingga mampu menginspirasi generasi muda Minangkabau,” lanjutnya.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi acara ini, DPD RI, sangat memperhatikan aspirasi dan potensi daerah sebagai harta kekayaan daerah nan tak terhingga nilainya. Dan hari ini kita bisa lihat penampilan dan pameran yang digelar Indo Jalito Peduli.” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut artis legendaris Ely Kasim, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Walikota Sawahlunto Deri Asra, Mantan Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue dan lainnya. (rel)

Berita Terkait