Tak Berkategori  

Ririn Dwi Ariyanti dan Eza Gionino Perlu Adaptasi di Sinetron SCTV Cinta Setelah Cinta

JAKARTA – Pertama kali beradu akting di Sinetron Cinta Setelah Cinta, Ririn Dwi Ariyanti dan Eza Gionino mengaku perlu beradaptasi dalam membangun chemistry.

“Kendala pasti ada. Apalagi aku baru pertama kali bermain sebagai pasangan dengan Eza. Pastinya perlu beradaptasi untuk membangun chemistry,” kata Ririn dalam wawancara virtual, Kamis (9/6).

Ririn pun mengaku kembali bermain di sinetron terbaru SCTV ini karena selain tertarik dengan jalan ceritanya, juga karakter yang dia perankan dirasa cukup tepat.

“Alasan memilih terlibat dalam project ini karena awalnya tertarik dengan ceritanya dan kita mau memerankan karakternya. Alhamdulillah aku merasa ini karakter yang tepat,” kata perempuan 36 tahun ini.

Menurutnya, untuk menghidupkan cerita dan karakter dalam sinetron terbarunya ini butuh usaha yang serius dan kerja sama di antara para pemain. Untungnya semuanya solid dan kompak, termasuk dengan tim yang berada di balik layar.

Ririn juga mengaku, dalam proses syuting stripping, tentu tantangan utamanya adalah waktu yang tidak banyak. Apalagi naskah dan pengambilan gambar biasanya dilakukan dalam hari itu juga.

“Jadi untuk memahami skenario memang sering on the spot. Kemudian juga, kita juga harus tahu level emosi yang mesti dicapai dalam setiap scene,” katanya.

Sementara itu, Eza Gionino yang juga hadir pada jumpa pers virtual itu mengungkapkan, salah satu cara yang dilakukannya untuk mendapatkan chemistry dengan Ririn, yaitu dengan menjalin komunikasi intensif. Dia pun mengaku saling terbuka dan saling mendukung dalam menghidupkan cerita dan memperkuat karakter.

“Kalau kesulitan ada, tapi tidak terlalu menghambat proses syuting. Kami pun berusaha bagaimana chemistry dan kekompakan bisa terbangun, kalau pun ada kendala, pasti dicarikan solusinya,” kata Eza.

Pertama kali beradu akting dengan Ririn, menurut Eza, tantangannya lebih membangun chemistry dan menyatukan pemikiran.

Selain itu, Eza yang kali ini berperan sebagai Niko, mengaku kalau keluarganya di rumah sempat emosi melihat karakter Niko yang dia mainkan. Eza pun juga sempat diketusi sama ibu-ibu karena perannya ini.

“Aku sih tidak masalah. Berarti peranku kali ini berhasil. Lagian sebenarnya karakter Niko ini baik kok, dia cuma terjebak kondisi,” kata Eza.

Yang pasti menurut Eza, bagaimanapun cerita di Sinetron Cinta Setelah Cinta ini, dia berharap pemirsa bisa mengambil hal-hal baik yang disajikan sutradara.

Diketahui, Sinetron Cinta Setelah Cinta bercerita tentang kehidupan sebuah keluarga yang terlihat sempurna. Sinetron ini dibintangi oleh Eza Gionino (Niko), Ririn Dwi Ariyanti (Starla), Indah Indriyana (Ayu), Kevin Kambey (Ilham), Fatimah Az Zahra (Audrey), Nunu Datau (Elva), Tsania Marwa (Rina), Adam Jordan (Fondi), Nesa Sadin (Mayang), Ananda Faturahman (Cynthia), Rico Tampatty (Hardy), dan Philip De May (Beno).

Merasa beruntung memiliki suami seperti Niko (Eza Gionino) seorang pengusaha sukses dan seorang anak perempuan Audrey (Fatimah Az Zahra), kini Starla (Ririn Dwi Ariyanti) harus menelan kepahitan atas perselingkuhan Niko dengan teman sekolah mereka berdua yakni Ayu (Indah Indriyana). (Wahyu)