oleh

Romahurmuziy Dilaporkan Terima Suap dari Pejabat Kemenag Sejumlah Daerah

Ketum PPP Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta. (antara)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarief mengatakan, pihaknya banyak mengantongi laporan terkait keterlibatan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi) dalam dugaan jual-beli jabatan di Kementeriaan Agama (Kemenag).

Romi diduga terima suap bukan hanya dari dua pejabat Kementeriaan Agama (Kemenag) Jawa Timur yakni, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin. Anggota Komisi XI DPR RI itu disinyalir sudah terima suap dari pejabat Kemenag di sejumlah daerah.

“Ya itu sedang didalami oleh KPK, dan laporannya sebenarnya banyak. Iya banyak yang lain. Jadi, yang kami terima bukan hanya satu laporan, banyak jumlahnya. Bukan cuma di Jatim, tapi di tempat lain juga,” kata Syarief usai menghadiri diskusi di Gedung Penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Diwartakan okezone, KPK telah menetapkan, Ketum Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy sebagai tersangka. Anggota Komisi XI DPR RI tersebut diduga terlibat kasus jual-beli jabatan di Kementeriaan Agama (Kemenag).

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin.

Dalam perkara ini, Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim. (aci)

News Feed