oleh

RS Yarsi Siap Layani Medical Check Up

JAKARTA – Untuk memberikan pelayanan kepada pasien, RS Yarsi memiliki visi ”Menjadi RS berlandaskan Islam dengan pelayanan kesehatan bermutu tinggi dan standar internasional”.  Core Value yang membentuk Corporate Culture RS Yarsi terdiri dari Akhlakui Karimah, Profesionai, Mardhatillah, Etika dan Keselamatan Pasien. Hal itu tercermin dalam motto RS Yarsi, yaitu Dedication, Compassion, Innovation dan Shari’a Compliance.

Visi tersebut dijabarkan dalam enam misi RS Yarsi yang mendukung pengembangan RS sebagai penyedia layanan kesehatan komprehensif dan professional sesuai Islam serta menjadi pusat rujukan dengan dukungan IPTEK, menjadi sarana pendidikan dan penelitian kedokteran.

RS Yarsi dalam menyambut era Industry 4.0 dan Society 5.0, RS Yarsi juga mengembangkan pelayanan dengan konsep digital hospital. Merupakan future healthcare sesuai dengan perkembangan RS dan pelayanan kesehatan di Indonesia dan global.

Setelah diresmikan RS Yarsi Jakarta oleh Wakil Presiden RI Yusuf Kalla beberapa waktu lalu, pelayanan Medical Check Up (MCU) RS Yarsi mulai membuka layanan dengan program paket MCU yang sangat terjangkau. Untuk paket MCU, RS Yarsi melakukan pelayanan pemeriksaan, Urilisis rutin, HBsAg, Glukosa 2 jam PO, Glukosa Puasa, Trigliserida, Kolesterol LDL dan HDL. Juga Asam Urat, Kreatinin darah, Urea, Hematologi dan lainnya, dengan harga paket yang ditawarkan, mulai dari Rp1.500.000 untuk paket basic.

Selain itu, RS Yarsi mengedepankan layanan. Saat calon pasien memasuki pintu gerbang, para karyawan menyambut dengan santun. Ucapan “Selamat pagi, Selamat datang di RS Yarsi,” begitu ramah ucapan security yang berjaga di pintu masuk RS Yarsi saat kendaraan pengunjung masuk rumah sakit.

Saat memasuki ruang resepsionis, para petugas menyambut dengan senyum ramah, bahkan ucapan salam “Assalamualaikum” selalu disampaikan kepada para tamu saat berada di RS Yarsi. Di antaranya, beberapa calon pasien, RS Yarsi, menuju ke lantai dua. Untuk menjalani pemeriksaan MCU, yang dianggap penting untuk mengetahui kondisi fisiknya di saat usianya memasuki 40 tahunan keatas akan di diagnosa.

Dalam proses MCU untuk pengambilan darah sebelumnya pasien harus berpuasa selama 8-12 jam. Ada pasien yang belum familiar dengan jarum suntik. Misalnya, pengalaman pasien sebut aja (Helmi), yang takut dengan jarum suntik. Namun, dari pengalaman perawat yang menjadi petugas pengambilan darah sangat terampil dan sangat pengalaman. Dengan sabar, melakukan layanan agar pasien tenang kondisi psikologisnya saat jarum suntik ditusukkan ke tubuhnya, sambil tarik nafas panjang, tutur suster. (smn)

Berita Terkait