Sah, 4 Pria Masuk Islam di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru

PEKANBARU – Jamaah Masjid Agung An-Nur Provinsi Riau di Pekanbaru kembali menjadi saksi persyahadatan mualaf.

Terbaru, pada Jumat 4 November 2022, sebanyak empat orang pria beda profesi secara bergantian dibimbing bersyahadat dan berikrar masuk islam.

Keempat-nya adalah Oniago Gulo seorang wiraswasta, Yusuf Arianto Arefa seorang karyawan swasta, Rizky Monang Martua Hutasoit seorang mahasiswa sekaligus polisi dan Robi Bennedi Daniel Siahaan seorang sopir.

Upacara pengislaman itu dipimpin langsung Ustad Irsinyur Haji Rubianto selaku pengurus Mualaf Center Riau.

Sebelum keempatnya bersyahadat dan berikrar, Ustad Rubianto menegaskan bahwa para mualaf memilih islam atas kehendak sendiri.

“Tidak ada paksaan untuk masuk agama Islam karena sesungguhnya telah nyata petunjuk yang benar dari yang sesat,” kata Ustad Rubianto.

Sebelumnya, Singgalang memberitakan bahwa sepanjang tahun 2022, hingga bulan September, Mualaf Center telah membimbing sebanyak 60 orang mualaf.

Alasan para mualaf masuk Islam beragam, mulai karena ingin menikah, kuatnya persaudaraan, indahnya lantunan ayat suci Al-quran, merdunya adzan hingga hidayah datang lewat mimpi,

Usai resmi masuk islam, para mualaf diberi pembinaan ibadah, akidah serta ilmu Islam.

“Jadi, bagi jamaah atau siapa saja yang ingin membantu mualaf, untuk pengembangan pendidikan, silahkan kirimkan bantuan kepada kami pengurus,” pesan Ustad Rubianto

Pengurus Mualaf Center An-Nur juga menerima bantuan donasi lainnya, jika warga atau orang-orang yang ingin bersedekah untuk pembinaan kepada mualaf.

“Pengurus akan sangat berterimakasih kepada orang-orang yang mau berbagi mualaf demi kelancaran pembinaan,” sebut ustad Rubianto

Sebelum pulang, keempat pria itu diberikan bingkisan yang berisikan mushaf al-quran dan peralatan shalat.

“Setelah ini, sucikanlah diri dengan melakukanlah mandi besar. Taati orang tua, patuhi mereka kecuali disuruh menyekutukan Allah,” pungkas ustad Rubianto.(*)