Tak Berkategori  

Satu Keluarga di Sungayang Juga Memiliki Mata Biru

Keluarga bermata biru di Nagari Sungayang, Tanah Datar. (foto: antara)

BATUSANGKAR – Sempat viral kisah anak berkulit sawo matang dan bermata biru di Pekanbaru, Riau, hal serupa juga ditemukan di Nagari Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Satu keluarga di Jorong Galanggang Tangah Nagari Sungayang, memiliki kelainan bola mata berwarna biru.

Tuti Fariani (58), salah seorang anggota keluarga bermata biru di Nagari Sungayang mengatakan, bola mata berwarna birunya itu ia dapatkan turun temurun dari sang ibu.

“Mata biru ini ibuk dapatkan dari orang tua ibuk dan hal yang sama juga terjadi kepada anak ibuk,” katanya, Senin (12/10/2020), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, bola mata berwarna biru merupakan kelainan genetik langka yang bisa mempengaruhi warna kulit, rambut, mata, dan bentuk wajah. Namun baginya dan keluarga, keluhan bermata biru hanya terjadi pada saat melihat cahaya matahari langsung dalam waktu yang lama. Warna matanya lebih jelas lagi saat melihat di malam hari.

“Bagi kami keluhannya pada mata dan rambut. Kalau melihat cahaya matahari, spontan saja air mata keluar, tapi tidak sakit. Sementara anak laki laki ibuk yang bermatanya coklat memiliki rambut putih sejak SMP,” katanya.

Keluarga bermata biru di Nagari Sungayang, Tanah Datar. (foto: antara)

Baca jugahttps://hariansinggalang.co.id/bukan-keluarga-bule-begini-penampakan-gadis-bermata-biru-di-pekanbaru/

Ia mengatakan, meski mata birunya adalah turunan, tetapi tidak semua anggota keluarganya memiliki bola mata sama. Ada yang bermata biru sebelah, ada yang tidak terlalu biru, ada yang biru keduanya, dan ada yang tidak biru sama sekali.

Anak pertamanya memiliki mata biru sebelah kanan, sedang sebelahnya lagi berwarna coklat. Anak kedua juga ada sedikit, tapi tidak terlalu jelas birunya.

Anak yang ketiga memiliki mata biru keduanya, anak keempat dan lima tidak memiliki mata biru, dan ia sendiri memiliki mata satu berwarna agak coklat dan satu lagi biru.

Ia mengaku meski memiliki warna mata berbeda dengan kebanyakan, ia sangat senang dengan warna matanya dan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

“Dulu memang malu karena disebut orang mata kucing, tapi sekarang tidak lagi karena banyak orang yang ingin matanya berwarna dengan menggunakan softlens,” ujarnya. (ant/rin)