Tak Berkategori  

Saudagar Berbudi Rang Koto Anau

Nama Abdul Latif pernah berkibar dan menghiasi gemerlapnya dunia enterpreneur pada awal abad ke-20. Saudagar asal Nagari Koto Anau, Solok ini pernah diabadikan dalam kisah Ayahku yang ditulis Hamka. Hamka sendiri mengakui, saudagar kaya ini punya andil besar, mendorong proses modernisasi Islam di ranah Minang.Sebut saja Majalah Almunir, Sekolah Adabiah, Sekolah Diniyah, Sekolah Normal Islam, Sekolah  Muhammadiyah dan masjid di Sumatera Barat pernah didanai dari “saku”nya.

Satu pertanyaan menggelitik muncul, layakkah sosok ini dikenang dalam lembaran sejarah Minangkabau? Jawabnya tentu saja layak.

Bermula dari tahun 1885 lahirlah seorang bayi laki-laki di Sungai Dareh Nagari Koto Anau. Abdul Latif demikian nama anak dari pasangan Abdul Latif terlahir dari pasangan Latif dan Rendo Ameh. Ia terlahir di sebuah nagari yang terletak di kaki Gunung Talang, Kecamatan Lembang Jaya.