oleh

Sebagian Besar Penghuni Asrama Brimob yang Terbakar Tugas di Papua

PADANG PANJANG – Kebakaran hebat melanda Asrama Brimob Polda Sumbar di Silaing Bawah, Padang Panjang, Rabu (9/10) sore. Sebanyak 12 unit rumah di asrama itu jadi abu.

Beruntung, kebakaran yang mengejutkan para penghuni asrama itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun akibat kejadian itu, sebagian harta benda personel Brimob ikut ludes dimakan api.

Sedihnya lagi, sebagian besar anggota Brimob yang rumah dinasnya terbakar sedang dinas di Papua. Saat kebakaran terjadi, di rumah itu hanya ada istri dan anggota keluarga mereka.

“Benar, kami sudah dapat kabar Asrama Brimob di Silaing Bawah terbakar. Sebagian besar anggota yang rumahnya terbakar sedang tugas di Papua,” kata Rio, salah seorang anggota Brimob yang sedang tugas di Papua.

Rio menyebutkan kawan-kawannya yang rumahnya terbakar itu cukup sabar menghadapi musibah itu. “Ya, bagaimana lagi, namanya musibah tak bisa ditebak. Alhamdulillah kawan-kawan sabar dan tenang,” ujarnya.

Informasi di lapangan, api diketahui pertama kali oleh salah seorang Bhayangkari Ny. Hidayat Wahyudi yang ketika itu berada di rumahnya. Percikan api terlihat dari atap rumah yang ditinggalinya, yang seketika itu langsung membesar.

Tanpa pikir panjang, kejadian itu langsung diberitahukannya pada bhayangkari lainnya, serta melaporkan peristiwa itu pada petugas pemadam kebakaran Padang Panjang.

Brigadir Hidayat Wahyudi sendiri mengatakan, setelah kepulan asap tebal diiringi kobaran api keluar dari salah satu bangunan asrama, semua panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang dan surat-surat penting sebelum ikut memadamkan api.

Menurut Hidayat, petugas Damkar Padang Panjang sedikit terkendala oleh jalur akses masuk ke lokasi yang sangat terbatas, ditambah banyaknya warga yang melihat kebakaran itu.

Rumah dinas personel dihuni oleh Brigadir Hidayat Wahyudi, Brigadir Rido Efendi, Bharada Rahu, Brigadir Agung, Bharada Ade Indra, Brigadir Higo, Brigadir Fajri, Bharada M Apras, Brigadir Oskar, Brigadir Muhaimin dan Aipda Iswandi.

“Diantara personel ini, hanya tiga personil yang berada di tempat (dinas dalam -red). Sementara yang lain tugas ke luar daerah. Ada yang di Papua dan berada Jawa,” jelas Hidayat.

Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi yang juga turun ke lokasi menyebut pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara disebabkan konsleting listrik. (jas)

Loading...

Berita Terkait