Tak Berkategori  

Sejumlah Warga Tolak Diaktifkan Kembali Krematorium Pondok

Sejumlah polisi berjaga di rumah duka HBT. (antara)
Sejumlah polisi berjaga di rumah duka HBT. (antara)

PADANG – Aktifnya kembali krematorium di kawasan Pondok, kembali menuai polemik. Sejumlah masyarakat mendatangi Krematorium milik HBT yang menolak kembali aktif krematorium di sana.

Sejumlah masyarakat yang mendatangi lokasi, meminta kepada pengelola agar tidak mengaktikan kembali krematorium yang sebelumnya menjadi polemik, Senin (20/3).

“Kita meminta kepada pengelola krematorium agar jangan mengaktifkan kembali. Sebab, sebelumnya terjadi polemik,” kata salah seorang warga, Anton.

Penolakan sejumlah warga, disambut Tuako HBT, Andreas Sofyan. Mengetahui hal itu, Andreas melakukan pertemuan dengan perwakilan warga yang melakukan penolakan terkait aktifnya krematorium.

“Kita akan lakukan pertemuan dengan perwakilan warga yang menolak. Apapun hasilnya tidak akan merugikan kedua belah pihak,” kata Andreas.

Andreas mengatakan, terkait adanya aksi ataupun penolakan aktifnya kembali krematorium ini, dia menduga adanya segelintir kelompok ataupun oknum yang menunggangi aksi ini.

Anggota Komisi II DPRD Padang, Aprianto Peri juga menanyakan rekomendasi yang didapatkan HBT terkait aktifnya krematorium.

“Setahu saya, dari Komisi yang terkait tidak pernah mengeluarkan rekomendasi. Namun, pengelola HBT memperlihatkan surat rekomendasi tersebut,” kata dia.

Dia juga akan menanyakan kepada pimpinan DPRD Padang terkait dikeluarkan rekomendasi tersebut.

Sementara itu, hasil pertemuan antara sekelompok warga dengan pengelola krematorium tidak ada titik temu. Sebab, pengelola krematorium tetap melakukan Kremasi dengan alasan telah mengantongi izin dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Sekelompok warga yang terdiri dari jemaah Masjid Muhammadan tetap menolak aktifnya krematorium tersebut. “Kita tetap melakukan penolakan. Kalau tidak diindahkan, kami akan datangi massa yang lebih banyak lagi,” tutup salah seorang warga. (deri)