oleh

Selama Lebaran, 48 Ton Sampah Dibersihkan dari Kelok Sambilan

Petugas kebersihan dari Dinas PU PR Limapuluh Kota memungut sampah di kawasan Kelok Sembilan. Sampah ini, sudah diangkut seberat 48 ton sepanjang lebaran idul fitri. Budaya menyampah, dinilai masih tinggi. (Muhammad Bayu Vesky)

SARILAMAK – Jumlah sampah yang ditemukan dan dibersihkan semasa libur Iidul Fitri 1439 Hijriyah di kawasan Kelok Sambilan, Limapuluh Kota, menembus angka 48 ton. Budaya menyampah masih tinggi.

Sampah sebanyak itu, menurut Kadis PU PR Hj Yunire Yunirman, menumpuk dan berserakan di H-7 hingga H plus 7 lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah.

“Jadi, kita bersama sama petugas, dibantu Kepolisian, itu sudah dua kali melakukan pengangkutan sampah partai besar dengan berat masing-masing 24 ton,” kata Yunire, Sabtu (30/6).

Seluruh sampah diangkut ke TPAS Payakumbuh. “Jika dihitung, selama 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran, ada 3,4 ton sampah yang menumpuk di Kelok Sembilan,” jelas Yunire.

Pihaknya tidak menampik, masih lemahnya kesadaran pengunjung dan pengguna jalan negara di sepanjang Fly Over Kelok Sembilan, terhadap kebersihan.

“Padahal, walau jumlahnya masih minim, tong-tong sampah ukuran besar itu kita tempatkan di spot-spot keramaian,” jelas alumnus Fakultas Tekhnik Unand tersebut.

Yunire menyebut, sejatinya, untuk mengelola sampah yang ada di Limapuluh Kota, terutama di pemukiman, pihaknya sudah menggerakan program 3R.

Program ini, singkatan dari reuse, reduce, dan recycle. “Kita sudah kenalkan ke masyarakat. Sebagian kelompok masyarakat mulai aktif memilah milah sampah yang masih bisa dimanfaatkan lagi.

Dari limbah itu kata Yunire, pihaknya mendorong masyarakat, membuat alat-alat rumah tangga dengan cara, melakukan pelatihan. (bayu)

Loading...

Berita Terkait