oleh

Semen Padang Kembali Melorot ke Zona Degradasi

PADANG – Semen Padang FC kembali dipermalukan tamunya di kandang, Stadion H. Agus Salim, Minggu (20/10). Anak asuh Eduardo Almeida itu takluk 1-2 dari Madura United. Kabau Sirah pun kembali ke zona degradasi.

Usai pertandingan Eduardo mengungkapkan pengorganisasian pemain kurang berjalan. “Kita berikan banyak tekanan dan banyak peluang. Hanya saja saat penyelesaian akhir kita tidak beruntung, tapi saya sangat berterima kasih pada suporter yang hadir memenuhi stadion,” katanya.

Kekalahan ini katanya, akan diperbaiki dan timnya akan bekerja keras untuk meraih tiga poin di laga selanjutnya.

Akibat kekalahan ini Kabau Sirah turun ke kembali ke zona degradasi di posisi 16 klasemen sementara. SPFC telah melakoni 23 laga dengan membukukan 23 poin hasil 5 kali menang, 7 kali seri dan 11 kali kalah.

Selain kekalahan dari Madura, anjloknya posisi Semen Padang karena di laga lain Persija raup poin penuh atas tuan rumah PSM Makassar 0-1.

Sementara Pelatih Madura United, Rasiman menilai laga tersebut sangat luar biasa karena sejak menit awal hingga 10 anak asuhnya dibuat kerepotan dan tak bisa mengembangkan pertandingan.

“SPFC sangat agresif dan menekan sejak menit awal, pemain kita susah mengontrol permainan. Beruntung Rakic berhasil membuat gol pertama yang akhirnya merubah pola permainan,” katanya.

Meski menang dan pulang dengan tiga poin anak asuhnya banyak bermain kurang maksimal akibat faktor kelelahan pasca memperkuat Timnas Indonesia. “In football anything possible, tapi kita harus juga mengakui penampilan Dany dan Vanderlei luar biasa merepotkan, kita beruntung,” katanya. (rahmat)

Loading...

Berita Terkait