oleh

Semen Padang Latihan untuk Kalahkan PSIS

PADANG – Jelang menjamu PSIS Semarang di Stadion H. Agus Salim Padang, Jumat (16/8) skuad Semen Padang FC diterpa sejumlah polemik baru. Salah satunya adalah keputusan yang diambil Syaiful Indra Cahya yang meninggalkan tim lebih awal.

Pasca perginya Syaiful Indra Cahya, sejumlah rumor pun muncul kepermukaan seperti keputusan serupa yang juga bakal diikuti pemain lainnya.

Menanggapi hal itu, pelatih kepala SPFC Weliansyah usai menggelar latihan di Stadion H. Agus Salim, Padang Rabu (14/8) kepada wartawan di Padang mengatakan bahwa ia belum menerima laporan ataupun aduan terkait pemain-pemain yang diisukan bakal meninggalkan tim pula.

“Sebagai seorang pelatih saya dan pemain fair-fair saja. Jika pemain ada kesempatan untuk bermain di luar SPFC dan itu lebih baik silahkan saja, kalaupun ditahan kasihan dia pemain nanti marahnya sama kita juga,” katanya.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Weli itu bahwa ia paham jika menahan pemain tetap di SPFC akan berimbas pula dengan mental pemain.

“Kendati demikian, hal tersebut tentu sebagai pelatih tetap kita fikirkan karena saya tidak mau membunuh karir pemain. Intinya adalah jika pemain itu tidak bisa berkembang disini buat apa kita tahan. Tapi saya tegaskan pemain yang tidak berkembang disini bukan bersrti dia tidak bagus hanya saja momennya belum ada,” ungkapnya.

Terkait persiapan melawan PSIS Semarang, menurut coach Weli, ia akan memfokuskan menyerang, kemungkinan akan kita coba lagi memainkan dua penyerang lagi. “Jika skema yang kita terapkan berjalan lancar hasil terbaik akan kita peroleh. Menurut padangan saya, SPFC sepanjang pertandingan cukup konsisten dan sudah memiliki ritme. Peluang banyak, hanya saja gol tidak tercipta,” jelasanya. (rahmat)

Berita Terkait