oleh

Seminggu Dilantik Zabendri Kembali Digeser

 

Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah melantik 16 pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemko Padang, Senin (25/5) di ruang Bagindo Azizchan, Balaikota.(Faisal Siregar / Humas)
Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah melantik 16 pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemko Padang, Senin (25/5) di ruang Bagindo Azizchan, Balaikota.(Faisal Siregar / Humas)

PADANG – Mutasi yang dilakukan Walikota Padangterhadap beberapa pejabat di lingkungan Pemko Padang disorot anggota Komisi I DPRD Padang, terutama posisi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben). Baru seminggu lalu diganti, kini kembali digeser.

Anggota Komisi I Faisal Nasir menilai mutasi oleh wako dinilainya aneh. Baru seminggu Kepala Disperindagtamben Zabendri dilantik, lalu dikembalikan lagi ke posisi semula, yakni Staff Ahli Hukum Politik. Namun, dua posisi yang justru dinilai sangat strategis seperti Dinas Pasar dan Kakan Pol PP justru lowong.

Faisal Nasir menilai, di satu sisi kebijakan mutasi di tubuh pemko bagus jika alasannya untuk meningkatkan kualitas kerja SKPD. Namun di sisi lain, tentu perlu mendudukkan seseorang harus memiliki kriteria dan kemampuan yang jelas.

Gerbong mutasi, rotasi dan promosi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang kembali terjadi, Senin (25/5). Sebanyak 16 pejabat dari eselon II, III dan IV dilantik Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah.

“Pelantikan kali ini karena pertimbangan kesehatan,” kata Wako.

Karena itu, Wako mengimbau kepada BKD Kota Padang untuk mendapatkan betul data kesehatan dari pejabat yang akan dilantik.

Masyarakat Padang memiliki dinamika yang cukup tinggi. Kecerdasan masyarakat yang haus akan pelayanan dari aparatur pemerintah membutuhkan kesiapsiagaan fisik.

Wako mengimbau kepada seluruh pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik. Pejabat dapat memecahkan masalah dan urusan dengan baik. (bambang)

 

Loading...

Berita Terkait