oleh

Sempat Adu Mulut, Eksekusi Lahan di Rimbo Datar Lancar

PADANG – Aksi adu mulut antara juru sita dan pemilik bangunan sempat mewarnai proses eksekusi lahan seluas 1.615 meter persegi yang terletak di kawasan Jalan Raya Rimbo Datar, Padang. Kamis (8/8).

Namun hal itu tak membuat proses eksekusi terhenti. Juru sita Pengadilan Negeri Padang yang dipimpin Hendri beserta petugas lainnya melanjutkan eksekusi No.208/PDT/2017/PT.Pdg jo MARI No. 2081 K/Pdt/2018 sesuai surat yang telah ditetapkan Ketua PN Padang Bambang Hery Mulyono pada 14 Mei 2019 di Padang itu.

Alhasil, hanya dalam hitungan jam saja, sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan tersebut dirobohkan menggunakan satu alat berat dan dibantu sejumlah warga setempat. Proses eksekusi itu dikawal ratusan petugas polisi berseragam lengkap. Mereka terlihat terus bersiaga selama proses eksekusi sejak pukul 09.00 WIB hingga siang.

Juru sita PN Padang Hendri kepada awak media menjelaskan eksekusi tersebut merupakan hasil keputusan PN Padang terkait perkara No.10/PDT.G/2017/PN.Pdg. Jo No.208/PDT/2017PT.Pdg jo MARI Reg No. 2081 K/2018.

“Hari ini kita lakukan eksekusi sesuai permohonan yang dimohonkan Bakhrizal Nazar selaku kuasa hukum penggugat. Dalam hal ini perkara dimenangkan oleh Sariah dan kawan kawan atas lawannya Supardi sebagai termohon eksekusi hari ini,” katanya.

Putusan PN Padang telah sah secara hukum karena saat proses banding dan kasasi menolok permohonan tersebut dan menguatkan putusan PN Padang.

“Yang bersengketa adalah Sariah dan Supardi, perkara ini disidangkan pada 2017 lalu. Objek ini sebelumnya sudah pernah dieksekusi juga. Pihak yang kalah hari ini adalah pemenang waktu itu. Namun setelah waktu itu dieksekusi orang tua dari pemohon eksekusi sekarang sudah membeli objek perkara secara sah,” papar pria yang akrab disapa Haji itu. (rahmat)

Loading...

Berita Terkait