Tak Berkategori  

Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi dalam Unjukrasa di DPRD Sumbar

Mahasiswa yang ditangkap dalam aksi unjukrasa dibawa dengan mobil dalmas
Mahasiswa yang ditangkap dalam aksi unjukrasa dibawa dengan mobil dalmas

PADANG – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Padang menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sumbar, Jumat (10/4). Salah seorang peserta aksi, Rahmat (21) diciduk polisi.

Mahasiswa STMIK Indonesia itu ditangkap usai demo, dan dibawa petugas ke Mapolresta Padang untuk dimintai keterangan.

Pantauan Singgalang, demo tersebut diawali aksi bakar ban di Simpang Presiden, Jalan Khatib Sulaiman. Di sana pengunjuk rasa secara bergantian berorasi memprotes kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, tarif listrik dan kebijakan lain pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.

Bahkan para mahasiswa yang membawa keranda mayat simbol matinya kepekaan pemimpin itu menyuarakan turunnya Jokowi-JK.

Dari Jalan Khatib Sulaiman, mereka berjalan kaki ke Gedung DPRD Sumbar. Selain berorasi massa sempat menurunkan bendera merah putih hingga setengah tiang dan membakar keranda.

Saat itu sempat terjadi bentrok dengan petugas keamanan DPRD yang menghalang-halangi aksi pembakaran keranda dan penurunan bendera.

Tak lama kemudian datang polisi yang mengendalikan situasi. Massa pun membubarkan diri. “Seorang rekan kami ditangkap. Ia mahasiswa STMIK,” tutur salah seorang di antara mereka. (rahmat zikri)