Seribuan Jiwa Korban Banjir Pasaman Terancam Kelaparan

×

Seribuan Jiwa Korban Banjir Pasaman Terancam Kelaparan

Sebarkan artikel ini
Kendati tiba di lokasi bencana terjauh di pedalaman Mapattunggul Selatan tengah malam, relawan MDMC Sumbar tetap semangat membagi-bagian bantuan bahan pangan darurat untuk para korban. (Musriadi Musanif)

“Kami kini kesulitan bahan pangan. Begitu pula dengan air bersih. Bak penampung air bersih hancur dihantam banjir bandang, sehingga kami kesulitan mendapat air bersih. Permohonan sudah disampaikan kepada beberapa pihak, terapi sejauh ini tidak ada yang peduli,” ujarnya, diamini warga lain Meri Saputra, Kunin, Peri, Ijul, Rudi, Putra, dan Imra.

Dikatakan, mereka juga juga mengajukan permohonan bantuan mengatasi masalah ketersediaan air bersih ke Riau, daerah tetangga terdekat. Tapi sejauh ini, ujarnya, bantuan belum juga bisa didapat.

Ketua MDMC Sumbar Marhadi Efendi didampingi Sekretaris Portito kepada topsatu mengatakan, kondisi masyarakat korban banjir bandang di Sungai Lolo dan Rotan Gotah memang memprihatinkan. Mereka berharap, instansi terkait dan pemerintah daerah dapat segera mengunjungi lokasi, guna mencarikan solusi atas masalah yang sedang dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  Tak Didasarkan Bukti Kuat, Hakim Gugurkan Status Tersangka Dahlan Iskan

“Ancaman kelaparan dan serangan penyakit kini benar-benar nyata. Masyarakat merasa ditinggalkan oleh pemerintahnya sendiri. Mereka dibiarkan meratapi masalah yang dihadapi, setelah dihantam bencana banjir dan galodo beberapa waktu lalu,” sebutnya. (mus)