oleh

Silaknas ICMI Dibuka,  Wapres Ingatkan Waspada Paham Radikal

PADANG – Wakil Presiden RI, Prof. KH. Ma’ruf Amin membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) ke-29 di auditorium Universitas Negeri Padang, Jumat (6/12). Di sana, dia kembali menegaskan untuk mewaspadai berkembangnya paham radikalisme yang memakai simbol-simbol umat Islam.

“Munculnya paham-paham radikal ini sangat disayangkan, apalagi banyak memakai simbol agama Islam,” katanya.

ICMI dinilai wapres berperan besar untuk memerangi paham radikal tersebut di tengah warga bangsa ini yang mayoritas muslim. Apalagi di dalam tubuh organisasi itu terhimpun banyak tokoh-tokoh cerdik pandai yang dinilainya mampu memberikan pencerahan kepada umat dan bangsa, sehingga cerdas dalam menangkal pengaruh paham radikal.

“Ada empat hal yang bisa dilakukan untuk menangkal paham radikal tersebut dengan cara meningkatkan imunitas masyarakat dari pikiran radikal dengan narasi kerukunan, nasionalisme, patriotisme dan toleransi antar umat beragama serta bela negara,” tegasnya.

Ma’ruf berharap pemberantasan radikalisme akan membuat suasana dalam negeri aman, sehingga rencana pemerintah dalam melanjutkan pembangunan dari berbagai aspek berjalan dengan lancar. Saat ini, bangsa Indonesia menurutnya, menghadapi tantangan besar, terutama dalam perekonomian. Di mana Indonesia harus mengejar ketertinggalan dari bangsa lain.

Ketua Panitia Silaknas ICMI ke-29, Prof Ganefri menuturkan, Silaknas ICMI ke-29 akan berlangsung hingga Minggu, 8 Desember 2019. Berbagai isu stategis akan menjadi bahasan dalam pertemuan tahunan tersebut.

“Kita akan membahas isu strategis terkait kesiapan menyongso era globalisasi dan revolusi Industri 4.0 serta masyarakat industri 5.0,” terang pria yang juga rektor UNP itu.

Selain itu, seperti dituturkan Ketua Umum ICMI Pusat, Jimly Asshiddiqie, pada Silaknas ini juga akan ditetapkan kepengurusan Ikatan Cendikiawan Muslim Asia Tenggara (ICMA) yang akan fokus pada peningkatan SDM dan jaringan bisnis serantau di Asia Tenggara. “Untuk Dewan Kehormatan di ICMI sepeninggal Pak B.J. Habibie, kami percayakan kepada Pak H.M. Jusuf Kalla. Alhamdullilah beliau menerima dan Dewan Penasihat, Prof. KH. Ma’ruf Amin,” ujarnya. (yuni)

 

Loading...

Berita Terkait