Silek Bagoluk Lunau Angkat Tradisi Silek Tuo

Dalam basilek, lunau itu jinak saja bagi mereka. Empat pendekar muda itu, seolah sedang tampil di zaman lampau tatkala silek mulai bersemi di suku bangsa Minangkabau. Penonton nyaris tak berkedip. Mereka terkesima melihat empat anak muda bersilat dalam lunau. Sesuatu yang jarang ada selama ini. Tepuk tangan dan decak kagum keluar dari mulut mereka. Tatkala empat anak jolong gadang itu, memperlihatkan gerakan yang tidak tidak masuk akal.

Salah seorang peninjau dari Ceko Rado Mececek, yang dijumpai di lokasi, mengatakan, dirinya sangat menikmati atraksi dan pertunjukan silat yang disuguhkan ini. Karena silat budaya yang di suguhkan berbeda dari silat yang biasa dilihatnya. “Saya sangat menimati atraksi dan pertunjukannya. Bahkan saya sangat terkagum-kagum dengan gerakan yang dibawakan sangat bernilai tinggi. Kalau tetap memelihara yang seperti ini, tahun depan saya akan datang lagi ke Indonesia,” katanya.

Bahan baku silat ialah gerak. Arti gerak dalam silat merupakan kombinasi pengertian dari segala macam ilmu pengetahuan manusia, baik sasaran lahiriah maupun batiniah. Kepandaian Silat menggunakan tenaga batin, sampai sekarang masih disimpan oleh kalangan pesilat, terutama pesilat-pesilat tua. Ilmu tersebut disebut sebagai istilah panaruahan atau simpanan.

Loading...
1
2
3
4
5
BAGIKAN