Tak Berkategori  

Sore Ini, Semen Padang Hadapi Bhayangkara Surabaya United

Marcel Silva Sacremento dan kawan-kawan bertekad mengukir happy ending dilaga penutup kandang putaran pertama TSC, Jumat (12/8) petang ini kala menjamu Bhayangkara Surabaya United di Stadion H. Agus Salim, Padang. Kegembiraan Marcel cs., usai mencetak hattrick ke gawang Madura United, Senin (8/8) lalu. (rahmat zikri)
Marcel Silva Sacremento dan kawan-kawan bertekad mengukir happy ending dilaga penutup kandang putaran pertama TSC, Jumat (12/8) petang ini kala menjamu Bhayangkara Surabaya United di Stadion H. Agus Salim, Padang. Kegembiraan Marcel cs., usai mencetak hattrick ke gawang Madura United, Senin (8/8) lalu. (rahmat zikri)
PADANG Duel Semen Padang FC kontra Bhayangkara Surabaya United (BSU), Jumat (12/8) petang ini, di Stadion H. Agus Salim, Padang menjadi laga pamungkas home, Kabau Sirah di putaran pertama turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. ‘Happy ending’ menjadi bidikan pasukan Nilmaizar bersama staf pelatih Weliansyah, Dino Sefriyanto dan Zulkarnaen Zakaria.
Status tak terkalahkan kandang sampai pekan 14 masih dipegang Hengki Ardiles dan kawan-kawan. Petang ini, Hengki cs., bertekad ukir rekor 100 persen clean sheet kandang. Hanya saja, target itu harus diiringi dengan kerja keras. Artinya, kestabilan, keseimbangan serta konsisten Kabau Sirah harus terpelihara kala menjamu The Great Alligator -julukan BSU.
“Kita tetap memainkan permainan normal saja. Kubu lawan ada Evan Dimas dan sederet eks Timnas U-19 lainnya, kami tetap punya strategi yang siap mematahkan permainan lawan,” kata Nil dalam sesi keterangan resmi, Kamis (11/8) di Padang.
Dikatakan juru taktik berlisensi A AFC itu, anak asuhnya sudah bertekad ingin memenangkan semua laga kandang. “Besok itu laga pamungkas kami di kandang putaran pertama, tentu anak-anak siap memberikan happy ending,” kata Nil yang dikontak terpisah kemarin.
Soal striker tersuburnya, Marcel Silva Sacramento yang mengalami sedikit gangguan pasca menjamu Madura United, dalam kondisi siap tempur. “Marcel usai menjalani theraphy. Dia sudah siap tampil kembali. Lalu, dua pilar Mofu dan handi tidak bisa tampil, saya sudah siapkan pengganti yang tidak kalah bagusnya,” jawab Nil.
Starting eleven yang diterjunkan Nil tentu sudah disiapkan. Prakiraan Singgalang, 11 pemain yang bakal dipasang, Rivky Mokodompit di bawah mistar bisa jadi kembali menjadi pilihan. Lalu, ada duet ‘tonggak tuo’ Cassio Fransisco de Jesus dan Agung Prasetyo. Bek kanan sang il-capitano’ Hengki Ardiles dan bek kiri Novan Setya Sasongko. Keterpaduan empat pemain belakang ini mudah-mudahan sudah klop mengamankan serbuan anak-anak muda Ibnu Grahan.
Lini jantung serangan ada Rudi, Mekan Nasyrov atau Paulo Diego Messias dos Santos. Duet jenderal lapangan tengah itu dibantu dua winger nan lincah serta licin seperti Irsyad Maulana di sayap kiri dan Riko ‘Ucok’ Simanjuntak di kanan. Tukang bombardir lini pertahanan ada pemilik runner up top skor sementara TSC, Marcel Silva Sacramento dan Muhammad Nur Iskandar.
Mudah-mudahan skenario Nilmaizar yang sudah dirembukkan bersama staf pelatih itu memenuhi sasaran yang dituju dalam duel petang ini. “Target kita mengamankan rekor 100 persen menang kandang di penutup laga putaran pertama besok,” motivasi manajer tim, Suranto dihubungi terpisah kemarin.
Lalu, bagiamana dengan skema Ibu Grahan? Pelatih yang memiliki kenangan manis di stadion kebanggaan urang awak ini berkeinginan kembali mengulang sukses. Tahun lalu, saat di turnamen Piala SCM, sebiji gol dari Ilham Udin menghantarkan anak asuhnya membungkam tuan rumah. “Saya ingin mengulangi cerita manis tersebut. Insya Allah kita bisa mengulangnya besok. Minimal bisa mencuri poin sekaligus mematahkan rekor SPFC,” katanya dalam salah satu situs, kemarin.
Sebanyak 18 pemain yang diboyong sudah siap tempur pula. Prakiraan starting XI-nya ada nama-nama seperti Wahyu Tri Nughroho mengawal gawang, lalu ada Fatchu Rochman, Otavio Dutra, Indra Kahfi Ardhiyasa dan Putu Gede di sektor pertahanan. Kemudian, Muhammad Hargianto, Evan Dimas, Khairallah Abdelkbir, Iham Udin Armaiyn di lini tengah dan ada Fandi Eko Utomo/Dos Santos serta Rudy Widodo sebagai penyerang lawan.
“Kami ingin bawa oleh-oleh dari Padang dan menjadi kebanggaan bagi kami bisa mengalahkan tim yang dilatih Nilmaizar dengan predikat pelatih papan atas Indonesia, besok itu,” ujarnya dalam sesi jumpa pers, kemarin di Padang.
Jadi, kesimpulannya duel big match yang akan dipimpin wasit Nusur Fadillah dan disiarkan langsung stasion televisi swasta Indosiar pukul 14.00 WIB itu menarik ditunggu hasilnya. (dede)