Tak Berkategori  

Sosok Sederhana dan Rendah Hati itu Telah Menghadap Sang Khalik

Husni Kamil Manik bersama istri Endang Mulyani (defil)
Husni Kamil Manik bersama istri Endang Mulyani (defil)
Husni Kamil Manik bersama istri Endang Mulyani (defil)

PADANG – Berpulangnya ke rahmatullah, Ketua KPU Husni Kamil Manik mengejutkan republik ini.

Di berbagai grup WhatsApp (WA) baik IKA Unand, KOMMA FPUA dan FPUA, ucapan duka terus mengalir. Banyak yang tak menyangka Husni yang biasa disapa Ucok oleh kerabat dan seniornya di FPUA, telah mendahului mereka dalam usia muda 41 tahun.

“Tak hanya Sumbar yangg kehilangan, tapi juga Indonesia. Almarhum adalah panutan bagi yang lain. Meski jadi orang penting di republik ini, tapi kepada seniornya tetap santun. Disapa Pak Ketua, almarhum tidak mau. Cukup Husni saja panggil Bang Hendra,” kenang Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim yang juga alumni FPUA angkatan 80.

Husni senderi angkatan 94 di FPUA. Sejumlah alumni lain juga mengatakan hal serupa. Menurut Weno Aulia, Alumni FPUA Angkatan 83, Husni pejabat negara yang tetap pada kebiasaannya, sederhana, dan santun.

Sementara Firman Hasan anggota Tim Seleksi KPU Sumbar 15 tahun silam mengatakan, dari semua peserta dari tes tahap awal, ia dan timsel lainnya Karseno, Kamardi Rais Dt P Simulie, Khairul Jasmi dan Syofyan sudah yakin Husni lolos dan bisa jadi anggota KPU waktu itu.

Dosen Universitas Negeri Syarief Hidayatullah, Jakarta, Mafri Amir mengenang, tahun lalu, waktu buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPD, Irman Gusman, ia dikejutkan oleh suara seseorang dari belakang.

“Ketika balik kanan, ternyata suara Husni Kamil Manik, Ketua KPU. Dia berujar lagi baa ndak basapo ambo da. Rupanya dia telah memperhatikan saya. Tetapi saya sungguh tidak melihat dia sebelumnya. Saya malu juga dibilang begitu,” tuturnya.

Menurunya Husni memang rendah hati meskipun dia telah jadi Ketua KPU tapi tak lupa menjaga silaturahim.(effendi)