oleh

Suami yang Bunuh Istri Siri di Payakumbuh Minta Maaf ke Keluarga Korban

PAYAKUMBUH – Kasus kematian Mutiara Putri alias Tiara (20), wanita muda asal Payakumbuh yang ditemukan tewas di kamar kontrakannya, terungkap. Pelakunya tak lain suami siri korban, Jali Hamid alias Rojak alias Bang Jali (25).

“Pelaku kita tangkap di kawasan Pasir Pangarayan, Riau. Di sebuah hotel,” kata Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setyawan, Kamis (9/1).

Rabu malam sebelum nyawa Tiara dihabisi, Bang Jali dan korban yang belum lama menikah siri, sempat terlibat cekcok mulut. Korban meminta uang kepada suami untuk membayar angsuran kredit sepeda motor.

Karena tidak memiliki uang, tersangka sudah berupaya menjelaskan apa adanya kepada korban. Tapi, korban malah marah-marah kepada tersangka. Ketika sedang cekcok, ternyata tersangka melihat korban saling membalas chatting di ponselnya dengan orang lain. Tersangka menanyakan korban chat dengan siapa, namun tidak ditanggapi. Cekcok menjadi-jadi. Keduanya bertengkar hingga pelaku memukul korban.

Dalam keadaan emosi, tersangka lalu mencekik korban. Karena korban terus bersuara, tersangka malah menutup mulut dan korban dengan kain. Tersangka kemudian melakban mulut dan hidung korban. Dalam keadaan lemah, kaki dan tangan korban diikat tersangka dengan tali.

Penganiayaan korban hingga tewas itu, dilakukan tersangka dari pukul 23.00 WIB. Mengetahui korban tidak bernafas, sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka kabur ke rumah orang tuanya yang ada di Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota dengan mobil hingga ditangkap di kawasan Pasir Pangarayan, Riau.

Bang Jali, pria bertato itu meminta maaf kepada keluarga mendiang istrinya, atas peristiwa tersebut. “Saya tidak berniat membunuh Tiara, tidak ada. Tapi saya kecewa, saya sering tidak dianggap, tidak dihargai,” kata Bang Jali.

Kasus ini, mengundang penuh perhatian publik. Apalagi, korban tewas diketahui sebagai pemandu sebuah tempat karaoke di Payakumbuh dan bekerja banting tulang untuk keluarganya. Sementara, Bang Jali, sejak beberapa waktu belakangan tak ada pekerjaan. (bayu)

Loading...

Berita Terkait