Sudah Dua Bulan Walikota Hendri Arnis tak Masuk

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis. (*)

PADANG PANJANG – Roda pemerintahan di Padang Panjang sejak dua bulan terakhir ini berjalan terseok-seok. Penyebab utamanya, Walikota Hendri Arnis sebagai top leader tidak lagi masuk kantor, bahkan tidak lagi tinggal di Padang Panjang.

“Sejak dua bulan terakhir atau sejak kalah Pilkada, Pak Hendri Arnis tidak pernah lagi masuk kantor. Akibatnya, roda pemerintahan berjalan terseok-seok,” kata sejumlah staf di balaikota setempat, Senin (27/8).

Dari informasi yang diperoleh Singgalang, Hendri Arnis sejak dua bulan terakhir lebih banyak tinggal di Jakarta. Untuk menandatangani surat dan berbagai dokumen penting (yang tidak bisa diwakilkan), terpaksa kepala OPD atau staf mendatanginya ke Jakarta.

Rumitnya, selain biaya keberangkatan ke ibukota tidaklah kecil dan anggarannya juga tidak jelas, untuk bertemu dengan sang walikota juga tidak mudah. Kadangkala ada pejabat yang harus menunggu beberapa hari baru bisa bertemu walikota.

“Bertemu dengannya belum pasti pula selesai urusan. Kadang surat yang dibawa jauh-jauh dari Padang Panjang tidak pula ditandatangani. Pokoknya, repot luar biasa,” keluh seorang kepala OPD.

Terkait tidak masuk kantornya Hendri Arnis sejak dua bulan terakhir, Wawako Mawardi mengaku hal itu sudah diketahui oleh Gubernur Sumbar. Bahkan gubernur sudah memberikan peringatan sebanyak dua kali. (jas)

Loading...