Supomo Hariyadi, Sang Kreator Tiga Lapangan Latihan Piala AFF U-16 2022

Dapat Pujian dari Negara Peserta

Supomo Hariyadi saat mengecek pengerjaan rumput lapangan Stadion Gawalise, Palu, Jumat (19/8). (ist)

PADANG – Indonesia yang diberi amanah penyelenggaraan AFF U-16 Boys Championship 2022 dari 31 Juli hingga 12 Agustus lalu setidaknya meraih duo sukses.

Sukses pertama yakni mendapat pujian dari 12 negara peserta. Lalu, sukses kedua tampil Champions.

Berbicara sukses pertama, tak terlepas dari sisi sarana yakni stadion dan arena latihan tim peserta.

Sebagaimana diketahui penyelenggaraan Piala AFF tahun ini Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi host-nya dimana yang ditetapkan Kabupaten Sleman dan Bantul.

Dua stadion yakni Maguwoharjo dan Sultan Agung sukses menggelar pertandingan-pertandingan di babak penyisihan hingga final.

Dua stadion kebanggan di Provinsi DIY itu mendapat pujian dari 12 negara peserta.

Dikutip dari berbagai sumber, hotel-hotel untuk lokasi menginap para pemain seperti Aveon, Jogja Plaza dan Sahid Jaya juga mendapat penilaian positif pula.

Selain Stadion Maguwoharjo dan Sultan Agung. Para negara peserta terutama para head coach-nya juga memuji tiga venue lapangan latihan itu.

Tiga lapangan latihan itu, Yogyakarta Independen School (YIS), Universitas Islam Indonesia (UII) dan Lapangan Pakembinangun.

Ternyata, tiga lapangan latihan di atas tersebut kreator (pencetus gagasan) pembuatan maupun perawatan rumputnya adalah putra daerah DIY sendiri yakni Supomo Hariyadi.

Ya, Supomo Hariyadi salah seorang ahli rumput (pembuat rumput lapangan golf) yang dimiliki Indonesia saat ini.

“Ya, betul sekali saya yang membuat dan merawat sampai saat ini ketiga lapangan yang dipergunakan untuk latihan tim-tim peserta Piala AFF U-16 kemarin itu,” ujar Supomo Hariyadi saat bincang-bincang dengan topsatu.com (Singgalang Grup), Jumat (19/8) via WhatsApp.

Dijelaskan, Pak Pomo -begitu dirinya disapa- Lapangan YIS lebih dahulu dibangun pada 2016. YIS ini memiliki dua lapangan, YIS atas dan bawah. Kemudian baru menyusul pembuatan Lapangan di UII pada tahun 2018 dan Pakembinangun tahun 2022 ini.

Ketiga lapangan itu menggunakan rumput Cynodon Dactylon tipe 419.
“Khusus untuk Lapangan Pakembinangun selesainya satu bulan jelang Piala AFF U-16 bergulir. Tapi sudah bisa dipergunakan untuk latihan. Saya maksimalkan kualitas rumputnya. Dan Alhamdulillah semua tim yang mempergunakan untuk latihan tidak kecewa malah mendapat respon postif,” papar Pak Pomo.

Terkait, apresiasi yang diberikan para pelatih dan pemain Piala AFF U-16 kemarin itu, tentunya, sumando urang awak (istri Supomo Hariyadi asal Palembayan, Agam) ini tentu merasa senang dan bangga.

“Saya berterima kasih sekali kepada para pelatih yang mengapresiasi tiga lapangan latihan tersebut. Dan juga terima kasih atas kepercayaan kepada saya dalam pembuatan lapangan itu,” ungkap Pak Pomo.

Sekarang, suami dari Gusmiati ini tengah mengerjakan perbaikan rumput lapangan Stadion Gawalise Palu yang jadi markas skuad Babel United (dulu Persipal) di kompetisi Liga 2 musim 2022-2023 ini.

“Saat ini, saya diberi kepercayaan mengerjakan perbaikan rumput Stadion Gawalise di Palu,” jelas Pak Pomo.

Ditambahkannya lagi, pengerjaan perbaikan rumput Stadion Gawalise sudah mencapai 80 persen. “Sampai hari ini, sudah 80 persen. Mudah-mudahan jelang Babel United jadi tuan rumah Liga 2, tuntas pengerjaannya,” tekad dan janji Pak Pomo.

Pak Pomo juga ikut membantu dalam perehaban rumput Stadion H. Agus Salim, Padang saat ini. “Kalau untuk rumput Stadion H. Agus Salim, Padang saya ikut membantu cara/pola melakukan perawatannya. Kebetulan Paklek (Renol Fadhli) minta petunjuk kepada saya. Paklek itu, sudah saya anggap saudara saya,” ungkap Pak Pomo yang saat dihubungi tengah berada di dalam Stadion Gawalise, Palu itu. (D2)