Tak Berkategori  

Surplus Beras di Sawahlunto Diperkirakan Meningkat

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

SAWAHLUNTO – Surplus beras Sawahlunto di 2018 diperkirakan meningkat dengan produksi mencapai 9.000 ton. Angka produksi beras kota itu hingga triwulan ketiga di tahun ini sudah 8.779,38 ton.

“Harapan kita, surplus produksi kota ini lebih meningkat. Mudah-mudahan pula tidak ada menganggu proses tanam yang dilakukan petani, “kata Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Sawahlunto, Heni Purwaningsih kepada Singgalang, Selasa (13/11).

Dikatakannya, angka produksi beras 8.779,38 ton di triwulan ketiga dengan 6.500 ton kebutuhan, sudah surplus 2.200 ton. Dibandingkan di 2017, produksi beras Sawahlunto 8.992,61 ton. Berarti, produksi triwulan keempat masih bisa meningkatkan surplus, sepanjang tidak ada yang merintang proses tanam.

Dikemukakan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, produksi beras 8.779,38 ton di triwulan ketiga dengan luas panen 2.734,97 hektar. Angka ini agak tinggi dibanding luas panen di 2017, yakni 2.650,2 hektar. Sedangkan luas tanam yang dilakukan petani hingga Oktober 2018 sudah 3.291,5 hektar.
Lebih jauh dikemukakan Pasca Sarjana Unand ini, luas tanam hingga Oktober sudah mendekati yang dilakukan di 2017, yakni 3.412,1 hektar.

“Ini yang membuat kita optimis surplus beras bisa lebih meningkat sesuai perkiraan. Kita melihat curah hujan cukup tinggi dan sangat memungkinkan bagi petani turun ke sawah,” ujarnya. (cong)