oleh

Tabrakan Beruntun di Sitinjau Lauik Picu Kemacetan

PADANG – Diduga rem blong, bus pariwisata menabrak dua truk tangki Pertamina di Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang Minggu (16/6) sekitar pukul 14.15 WIB.

Akibatnya ruas jalan lintas provinsi ini mengalami sempat kemacetan panjang. Sebab, bus pariwisata dan truk tangki Pertamina melintang di jalanan. Pasalnya pasca tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan tersebut ‎membuat antrian panjang di sana. Sebab, dua unit kendaraan melintang di jalanan.

Informasi yang dihimpun, bus pariwisata AB 7926 JN yang datang dari Solok menuju Padang mengalami rem blong setiba di lokasi kejadian. Tak ayal, bus pariwisata naas ini menabrak dua truk tangki pertamina BA 9026 AO yang datang dari Padang. Tidak sampai disitu, truk tangki yang berada di belakang BA 9622 juga mendapatkan imbasnya.

“Diduga rem bus pariwisata ini blong, lalu bus ini menabrak dua truk tangki pertamina yang datang dari Padang,” kata Kanit Lakalantas Polresta Padang, Iptu Efriadi.

Efriadi mengatakan,‎ kecelakaan beruntun ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil mencapai Rp50 juta. Selain itu, salah satu penumpang bus pariwisata juga mengalami luka ringan di tangan kanan dan kaki kanan.

“Penumpang bus, Toni hanya cidera ringan di kaki dan tangan kanannya. Kita telah evakuasi bus pariwisata berikut dengan truk tangki ini. Saat ini jalur lalulintas kembali normal,” ujar Efriadi.

Dikatakannya, saat kejadian, arus kemacetan hingga dua jam. Namun, setelah petugas tiba di lokasi kejadian, pihaknya langsung mengurai kemacetan dan mengevakuasi bus pariwisata yang bersandar di dinding bukit. “Penumpang bus ada sekitar 40 orang. Bus ini dari Padang Sidempuan, sebelum menabrak dua truk tangki pertamina ini, bus menabrak dinding bukit yang berada di lokasi kejadian,” katanya.

‎Sementara untuk sopir bus pariwisata, Sarwin (36), telah dimintai keterangan terkait dengan kejadian tersebut, berikut dengan dua sopir truk tangki pertamina, Rudi Hartono (47) dan Mirwan (48).

“Kita sudah mintai keterangan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Arus lalulintas yang sempat macet, sekarang sudah kembali normal,” tutupnya. (deri)

Loading...

Berita Terkait