Tak Berkategori  

Tambahan Pasien Konfirmasi Covid-19 di Tanah Datar Menjadi-jadi

Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar, Muharwan. (mus)

BATUSANGKAR – Tambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar nampaknya kian menjadi-jadi. Minggu (2/5) saja, ditemukan sebanyak 24 kasus baru dan satu orang meninggal dunia.

‘’Ada tambahan 24 orang konfirmasi positif Covid-19. Pasien sembuh juga bertambah tujuh orang, sedangkan pasien meninggal dunia bertambah satu orang,’’ kata Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar Muharwan.

Dikatakan, pasien yang meninggal dunia saat menjalani perawatan sebagai pasien Covid-19 di RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar itu adalah seorang laki-laki berusia 57 tahun, pekerjaan sebagai petani, tercatat sebagai warga Jorong Bukik Gombak Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum. Meeninggalnya pada 1 Mei 2021.

Pada Sabtu (1/5), di Kabupaten Tanah Datar tambahan pasien konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 13 orang dan tambahan pasien sembuh juga 13 orang, sementara pada Jumat (30/4), tambahan kasus konfirmasi positif tercatat empat orang, dan pasien yang sembuh atau kembali negatif sebanyak tiga orang.

Menyinggung soal asal pasien baru yang 24 orang itu, Muharwan mengatakan, mereka berasal dari Nagari Tigo Jangko, Bungo Tanjuang, Pandai Sikek, Panyalaian, Limo Kaum, Pangian, Koto Tangah, Saruaso, Cubadak, Tanjuang Barulak Tanjung Emas, Padang Magek, Baringin, Pariangan, dan Lubuak Jantan.

Sebelumnya, ada pula yang berasal dari Nagari Aie Angek, Simpuruik, Pitalaj, Gunuang Rajo, Batu Bulek, Lawang Mandahiliang, Batu Basa, Lubuak Jantan, Tabek, III Koto Padang Luar, Pagaruyuang, dan lain-lain.

‘’Akumulasi kasus konfirmasi positif Covid-19 di Tanah Datar sudah mencapai 1.485 orang, sebanyak 49 orang meninggal, 1.295 orang sudah sembuh dengan hasil negatif, selebihnya menjalani perawatan dan isolasi di berbagai tempat. Saat ini masih ada pasien suspek sebanyak 22 orang dan probable tiga orang,’’ jelasnya.

Untuk yang menjalani perawatan, Muharwan menyebut, di RS Unand Padang sebanyak lima orang, RSOMH Bukittinggi tiga orang, RSU Bunda Padang satu orang, RSUP M. Djamil Padang tiga orang, RSAM Bukittinggi satu orang, RS Ibnu Sina Padang Panjang tiga orang, RSUD Padang Panjang satu orang, RSUD Hanafiah Barusangkar tujuh orang, RS Ibnu Sina Bukittinggi tiga orang, RS Ibnu Sina Payaumbuh satu orang, RSUD Padang Pariaman satu orang, dan RSUD Bukittinggi satu orang.

Sedangkan yang menjalani isolasi di RSUD Padang Panjang ada satu orang, dan isolasi mandiri sebanyak 116 orang.

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat memberi penjelasan pada Rapat Paripurna DPRD setempat, Jumat (30/4) mengakui, penularan Virus Corona sebagai penyebab penyakit Covid-19 sampai kini masih terjadi. Untuk itu, ujarnya, pemerintah daerah terus berupaya melakukan antisipasi dalam rangka memutus rantai penularan.

‘’Langkah antisipasi itu adalah dengan memberikan vaksin yang kini sudah menjangkau kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas pelayanan publik. Kita juga terus berupaya menegakkan protokol kesehatan,’’ sebutnya. (mus)