Tak Berkategori  

Teknologi Canggih, BMKG Hanya Butuh 3 Menit untuk Deteksi Tsunami

Ilustrasi (antara)
Ilustrasi (net)

JAKARTA – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mempunyai teknologi mutakhir berupa pemberitahuan peringatan tsunami ketika terjadi bencana gempa bumi di suatu daerah hanya dalam tiga hingga lima menit sudah sampai ke masyarakat.

“Kami informasikan secara otomatis lokasi, skala, dan kedalamannya berapa, potensi tsunami atau tidak. Setelah itu, kami informasikan kepada masyarakat melalui aplikasi yang dimiliki BMKG,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (5/9).

Sementara itu, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menyebar berita bencana tersebut.

“BMKG berperan sebagai Pusat Peringatan Dini Tsunami Nasional yang bertanggung jawab menyebarkan informasi peringatan dini kepada para pemangku kepentingan untuk diteruskan kepada masyarakat,” kata Triyono kepada okezone.

Sebagai informasi, hari ini, BMKG menggelar kegiatan simulasi deteksi dini tsunami di 12 daerah, yaitu Jakarta, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Selatan, Sibolga, Nias, Pariaman, Padang, Pandeglang, Pangandaran, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Skenario yang digunakan untuk simulasi diawali dengan terjadi gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang Meulaboh Aceh Barat, lalu muncul peringatan dini tsunami.

Suasana di Tsunami Early Warning Center di BMKG tiba-tiba riuh dan semua petugas serius memonitor perkembangan gempa dan kemungkinan timbulnya tsunami. (aci)