Telkomsel  Ikut Bantu Pemerintah Perangi Hoax

Direktur Utama Telkomsel Ririek Ardiansyah tengah menjelaskan kepada peserta saat seminar digelar di Kampus Unand, Rabu (7/2). (Deri oktazulmi)

PADANG – Telkomsel sebagai penyedia jasa layanan internet ikut serta membantu pemerintah dalam memerangi berita hoax di internet. Pencegahan itu dilakukan dengan registrasi simcard, pemblokiran dan edukasi.

“Kita telah lakukan tiga langkah tersebut, guna mencegah hoax di internet. Dengan adanya ketiga faktor ini, bisa menjadi filter atau menyaring berita hoax di internet,” kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Ardiansyah saat ‎seminar terkait ‎deteksi hoax sebagai langkah cerdas bermedia sosial, di Unand, Rabu (7/2).

Ririek mengatakan, dengan menerapkan ketiga faktor ini, bisa menimalisir ataupun mencegah adanya berita hoax di internet. Faktor edukasi ini merupakan internet baik, dimana program ini telah diterapkan di 27 ‎kota, 100 sekolah, 667 murid, 154 orangtua guru dan komunitas serta 1428 duta.

“Program internet baik ini telah kita terapkan. Internet baik ini merupakan edukasi dari pencegahan berita hoax di internet,” ujar Ririek.

Dikatakan, Telkomsel  juga menyediakan berbagai layanan digital internet untuk memerangi hoax. Dimana melalui program internet baik. Program ini meningkatkan kesadaran untuk berprilaku baik, menjauhkan diri dari berita hoax dan lebih bijak menyikapi berita-berita di internet.

“Upaya ini ditujukan kepada seluruh elemen, dari peserta didik, hingga orangtua. Dimana dengan adanya program ini, kedepan seluruh elemen ini bisa mensinergikan pemerintah dalam memerangi hoax,” katanya.

Dikatakannya, selain itu program ini juga disenergikan dengan media untuk bisa memerangi hoax, sehingga tercipta wajah pers Indonesia yang sehat dengan menghasilkan berita faktual bagi masyarakat.

“Pemerintah juga menerapkan aturan agar warga menerapkan registrasi kartu prabayar. Program pemerintah ini juga didukung oleh Telkomsel, dengan mengajak seluruh pelanggan aktif untuk melakukan registrasi baru, maupun ulang, agar seluruh pengguna telekomunikasi terdata atas nama pribadi,” ujarnya.

Menteri Komunikasi Informatika, Rudy Antara, mengapresiasi upaya Telkomsel dengan menerapkan tiga faktor untuk mencegah berita hoax di internet.

“Kami apresiasi kepada Telkomsel, telah mendukung program pemerintah. Dengan adanya ‎progam ini, Telkomsel sebagai provider bisa berperan memerangi hoax,” kata Rudy Antara.

Terakhir Rudy mengatakan, kepada seluruh peserta seminar dan mahasiswa yang ada, jangan lupa melakukan registrasi sim, sebelum akhir Febuari ini. Apabila, tidak melakukan registrasi, pihaknya akan memblokir nomor pengguna secara bertahap.

“Jangan lupa registrasi bagi pengguna Telkomsel yang ada di Sumbar, sebelum kami lakukan pemblokiran,” ajaknya. (deri)