Tak Berkategori  

Teror Molotov Bakar Mobil dan Rumah di Kampar, Dua Pria DPO

PEKANBARU – Teror bom molotov yang dilakukan 6 pria terhadap wartawan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berhasil diungkap penyidik Ditkrimsus Polda Riau.

Rabu (30/12) siang, empat pria yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka diperlihatkan di Mapolda Riau beserta barang bukti kejahatannya. Sementara dua pria ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolda Riau, Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi kepada awak media menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengutuk keras teror bom molotov yang dilakukan terhadap wartawan media online di Kampar tersebut.

“Kita pastikan teros bom molotov tersebut dilakukan dengan sangat terencana. Akibatnya mobil dan rumah milik Nurhayati Syahrani hangus terbakar,” ungkapnya.

Dikatakan Jenderal bintang dua tersebut, dari keterangan awal pelaku kepada pemyidik mereka nekad melakukan aksi teror itu karena sakit hati.

“Satu dari 4 pelaku kita tangkap di Deli Serdang. Dari keterangannya, ia ditugaskan melemparkan molotov dengan upah 30 juta,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah media di Riau mencar dan mengutuk aksi teror bom molotov yang terjadi di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020. Empat pria yang kni telah berstatus tersangka itu adalah Tirta Agung, Irwan Jaya, Surtimin dan Wirman Susanto.

Hingga berita ini turunkan, Singgalang belum menemukan link pasti media online kriminalitas.com yang banyak disebut-sebut tempat korban Nurhayati Syahrani bertugas.(r)