Terpidana ke Bukittinggi Tanpa Pengawalan, Petugas Rutan Diperiksa

Yusafni yang dipotret warga keluar dari Rutan Klas IIB Padang (ist)

PADANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumbar tengah melakukan investigasi terhadap petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Padang yang mengizinkan Yusafni, terpidana kasus Spj fiktif ke Bukittinggi tanpa pengawalan.

“Saat ini sedang dilakukan investigasi oleh sejumlah petugas,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Dwi Prasetyo, Rabu, (11/7)

Dia menegaskan tidak ada toleransi kepada regu penjaga yang telah membiarkan Yusafni meninggalkan Lapas tanpa pengawalan. “Jika terbukti melakukan pelanggaran akan diberikan sangsi,” tuturnya.

Pihaknya mengklaim izin yang diberikan kepada Yusafni keluar Rutan¬†tanpa sepengetahuan Kanwil Kemenkumham. Ia mengakui tindakan petugas yang memberi izin Yusafni keluar dari rutan tanpa pengawalan menyalahi aturan dan prosedur yang ada. “Akan kita
berikan sanksi jika terbukti bersalah. Sejauh ini, belum ditemukan adanya suap di Lapas terkait diizinkannya Yusafni keluar dari Rutan,” ulas Dwi.

Sementara itu, Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwil Kemenkuham Sumbar, Sumar Agus menambahkan, pemeriksaan tengah dilakukan terhadap petugas jaga waktu kejadian itu. “Ada waktu selama dua minggu untuk memeriksa petugas dan Yusafni, mudah-mudahan dalam tiga hari ke depan kita sudah mendapatkan hasilnya,” kata dia.

Loading...