Tak Berkategori  

Terpidana yang Tewas di Mako Brimob Sudah Lama Merantau ke Riau

Pengaman di Mako Brimob (antara)
Pengaman di Mako Brimob (antara)

AGAM – Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi membenarkan Beni Samsutrisno
(32), terpidana teroris yang tewas dalam baku tembak dengan aparat Brimob di Rutan Kelapa Dua, Jakarta, Kamis (10/5) dinihari adalah warga Pinto Rimbo, Pudung, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari.

“Setelah kami cek ke alamat itu, memang yang bersangkutan warga di sana, tepatnya kediaman istrinya MT (41). Tempat asalnya Sungai Garinggiang, Padang Pariaman” katanya.

Hanya saja yang bersangkutan memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP) ganda dengan alamat yang berbeda. Alamat lainnya berada di Siak Hulu, Kampar, Provinsi Riau.

Dijelaskan, Beni berada di Bawan sejak menikah pada tahun 2011 dan pada tahun 2013 membawa istri dan satu anaknya yang masih kecil merantau ke Siak.

Beni menetap dengan kedua orangtua dan saudaranya di Siak. Ia ditangkap pada 24 Oktober 2017 lalu dengan tuduhan upaya perbuatan makar yang merencanakan aksi teror terhadap kantor kepolisian di Riau.

“Ia hanya beberapa kali saja pulang keBawan ke rumah istrinya dan setelah itu tidak ada lagi pulang dan diduga aktif menjadi salah satu anggota JAD),” kata Ferry.

Hingga saat ini belum dipastikan tempat pemakamannya, setelah proses dari pihak kepolisian tuntas, baik Kampar, Agam atau di Sungai Garinggiang. (sidi)