Tak Berkategori  

Tidak Ada Korban Tambahan Truk Seruduk Kios Buah

Jasa Raharja menyerahkan santunan untuk korban truk yang menyeruduk truk buah di Solok. (rusmel)
Jasa Raharja menyerahkan santunan untuk korban truk yang menyeruduk truk buah di Solok. (rusmel)

AROSUKA – Kabar tentang bertambahnya korban yang meninggal akibat ditrabrak truk pengangkut semen di jalan raya kawasan nagari Koto Gadang Guguak, Kab. Solok, Minggu (21/8) sore, ditepis Kapolres Arosuka Solok melalui kepala Sat Lantas Polres setempat  AKP Anggara Rustamyono

” Tidak ada korban bertambah. Sampai sekarang yang meninggal 4 orang,” katanya menjawab Singgalang melalui telepon pintarnya, Senin (22/8).

Jawaban Kasatlantas Polres Arosuka sekaligus menutup isu yang berkembang terhadap jumlah korban yang tewas diseruduk truk tronton Hino BE 9335 CM yang dikemudian Gustiar Bara (30) warga Koto Baru, kecamatan Padang Ratu, Lampung.

Selain menyeruduk kios buah dan menghantam kendaraan lain, truk pengangkut semen yang diduga mengalami rem blong itu menewaskan 4 orang warga nagari Salimpek, Kecamatan Lembah Gumanti. Korban yang mengalami nasib naas itu dikabarkan  sedang berkunjung ke kios buah milik Tri (30), yang juga mengalami luka parah dan masih dirawat intensif di RS. M. Jamil Padang.

Terkait empat korban yang meninggal, yakni  Yuniar (16), Putri Ayu (14), Wirda Yeni (40) dan Yusni Darni (50), semuanya warga Kanagarian Salimpek, telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di pandam perkuburan keluarga.

Menyusul pemakaman yang dilaksanakan Senin (22/8) siang, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin bersama Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana dan kepala Dinas Perhungan setempat, Dedi Permana melakukan takziah sembari mengatarkan santunan kecelakaan dari  PT. Jasaraharja Solok kepada ahli waris korban.

Di kesempatan itu, Yulfadri Nurdin menyampaikan duka cita yang dalam.

” Kita semua turut berduka,” tutur Wakil Bupati Solok.

Kepala Jasa Raharja Solok diwakilli H. Herizal menyampaikan nilai santunan yang diberikan terhadap korban kecelakaan sebanyak emppat orang yang meninggal dunia diberikan asuransi masing-masing  Rp25 juta. Untuk korban luka-luka sebanyak tiga orang sebesar Rp 10 juta/orang. ” Bila terjadi cacat seumur hidup terhadap korban akan ditambah Rp. 25 juta/orang,” katanya. (Rusmel)