Sumbar  

Tiga Desa Wisata Sumbar Masuk 50 Besar Terbaik Nasional

Lokasi aia angek Pariangan.(yusnaldi)

PADANG – Setelah melalui penilaian yang ketat, akhirnya 3 Desa Wisata (Dewi) Sumbar masuk 50 Besar terbaik Nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Pendampingan dan Pengembangan Desa Wisata Sumbar, M. Zuhrizul, Rabu (6/7).

“Selamat kepada 3 Desa Wisata Sumbar. Yakni, Dewi Ulakan Kab Pariaman, Dewi Pariangan Kab Tanah Datar dan Dewi Silokek Kab Sijunjung yang masuk 50 besar desa wisata terbaik nasional 2022,” ujar Anggota Tim Percepatan Sumbar Madani (TPSM) ini

Menurut owner Lawang Adventure Park ini, anugerah ini adalah bonus atau apresiasi bagi desa wisata yang di anggap sudah siap dengan 7 kategori penilaian desa wisata yang layak.

Dia menyebutkan 7 kategori itu adalah bidang daya tarik wisata alam dan buatan, kesiapan Homestay, kelembagaan badan pengelola, penerapan protokol kesehatan, ekonomi kreatif (ekraf) sebagai souvenir. Juga, kuliner, toilet yang bersih, IT desa digital dan konten-konten kreatif serta seni tradisi.

“Kedepan semua potensi yang ada harus benar-benar digali terus. Sehingga menjadi paket desa wisata yang layak jual bagi calon wisatawan. Baik nusantara maupun manca negara yang akan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi nagari” ujarnya.

Hal ini tambahnya, juga mengurangi pengangguran dan melestarikan alam. Termasuk, budaya dan nilai-nilai luhur peradaban kearifan lokal sebagai bahagian dari daya tari desa wisata.

“Desa wisata yang sukses bukanlah yang mendapatkan anugerah-anugerah tapi desa-desa wisata yang memberikan dampak terhadap ekonomi warga lokal, alam yang terjaga serta budaya yang lestari,” ujarnya.

Zuhrizul menegaskan, suksesnya pariwisata Sumbar tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah, kawan-kawan asosiasi pariwisata, pelaku usaha, komunitas/pokdarwis, akademisi, jurnalis/media dan peran Anggota DPRD baik provinsi maupun kabupaten/kota yang fokus support kemajuan wisata Sumbar.

“Terima kasih pada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Kedepan kita tetap harus kolaborasi semua pihak dan tidak jalan sendiri-sendiri. Untuk wujudkan daya saing saing wisata sumbar menjadi tujuan utama wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujarnya. (mbeng)