Tak Berkategori  

Tikam Samurai (1)

DIA membukakan pintu mobil saat gadis itu bergegas akan masuk. Namun langkahnya terhenti saat sebelah kakinya sudah masuk mobil.

“Mana Langley?” ujarnya heran. Langley adalah sopirnya selama ini.

“Dia mendapat pekerjaan di Kedutaan Rusia, Mom…”

Perempuan itu masuk ke mobil. Sopir dengan sikap hormat menutupkan pintu. Kemudian masuk dan duduk di depan stir. Menghidupkan mobil dan berjalan menuju Markas PBB di 760 United Nation Plaza, New York.

Begitu duduk perempuan itu memeriksa telponnya. Melihat ada telpon Langley dua kali yang tidak dia jawab, karena sedang rapat. Lalu ada pesan WA yang meminta maaf karena pindah kerja.

Dia menekan nomor telepon Langley.

“Siapa orang yang menggantikan dirimu ini Langley?”

“Mohon maaf Mom…” ujar Langley; sambil menyebutkan nama sopir yang menggantikan dirinya, berikut negara asalnya.

“Dia juga dari Divisi Sopir PBB, Mom….” ujar Langley.

Si sopir merasa kurang dihargai, karena gadis ini tidak bertanya langsung kepadanya. Tapi tiba-tiba gadis itu bertanya.

“Anda dari Divisi Sopir?”

“Yes Mom…”

“Rasanya saya tidak pernah melihat Anda ..”

“Sebelumnya saya di Divisi Delivery, Mom. Antar jemput kiriman. Baru dua bulan dipindahkan ke divisi antar jemput orang.”

Gadis itu hanya menatap sopirnya lewat kaca spion yang tergantung di tengah.

“Sialan! Memangnya saya rongsokan, makanya dikirim sopir dari Divisi Delivery,” ujar gadis itu mengomel.

Sopir itu perlahan menghentikan mobil yang disopirinya….. (bersambung)