Tak Berkategori  

Tikam Samurai 10

Hampir saja dia terlentang mendengar pertanyaan gadis itu. Terlentang bukan atas pertanyaannya, tapi mendengar bahasa yang memantak pangka turiak nya!

Dia sebenarnya benar-benar menyumpahi gadis cantik itu. Tapi gadis yang akan disumpah serapahinya itu justru mengulurkan tangan.

Mau tak mau dia menjabat tangan gadis itu.

“Apo kaba?”

Hampir saja dia terlentang mendengar pertanyaan gadis itu. Tertelentang bukan ataspertanyaannya, tapi mendengar bahasa yang memantak pangka turiak nya!

“Lah lamo uda di New York ko?”

Mendengar pertanyaan itu si Bungsu langsung dilantak stroke! Matanya jadi juling.

“Namo ambo Nancy…”

Si Bungsu tak segera bisa menyebut namanya, karena dia menahan kentut!. Setelah menyebutkan namanya, dia
menawarkan gadis bernama Nancy itu secangkir kopi.

“Kopi..? Itulah minuman lelaki pemalas…Saya minta anggur,” ujar Nancy.

Si Bungsu ingin menampar gadis lancang yang menyebut lelaki peminum kopi adalah lelaki pemalas.

Jelas jelas dia sedang minum kopi! Gadis yang ingin ditamparnya itu kemudian memesan omelet.

Sambil minum Nancy bercerita, bahwa dua tahun yang lalu dia ke Padang. Menginap di sebuah hotel selama sebulan. Dia menyewa motor merek Honda.

Kemudian sendirian dia ke Bukittinggi. Nginap seminggu. Dengan pedoman peta, dia ke Maninjau.Semula ingin balik hari. Ternyata di Maninjau ada hotel apung. Wuihh..ini di luar dugaannya.

Dia nginap lima hari di hotel apung itu. Membentangkan tikar di luar kamar. Membawa bantal. Bergolek di tikar rotan itu dengan bikini. Beberapa lelaki yang datang dan