Tak Berkategori  

Tikam Samurai

Universitas Ljubljana selama satu tahun, lalu keluar. Ia fasih berbicara dalam enam bahasa: Bahasa Serbia-Kroasia, Inggris, Prancis, Italia, Jerman, dan Slovenia Melania menjadi Ibu Negara Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2017. Ia merupakan perempuan kelahiran luar negeri kedua yang memegang jabatan ini (setelah Louisa Adams, istri John Quincy Adams, yang lahir tahun 1775 di London).Melania adalahIbu Negara pertama yang melakukan imigrasi ke Amerika Serikat.

Dengan tinggi 1,8 meter, ia juga merupakan salah satu Ibu Negara tertinggi selain Michelle Obama dan Eleanor Roosevelt.[59]

Saat diwawancarai The New York Times pada tahun 1999 perihal tugasnya apabila Donald Trump menjadi presiden, Melania menjawab: “Saya akan bersikap sangat tradisional seperti Betty Ford atau Jackie Kennedy.” Tahun 2016, ia
mengatakan kepada CNN bahwa fokus utamanya sebagai Ibu Negara adalah membantu perempuan dan anak-anak. Ia juga akan melawan perisakan siber, khususnya di kalangan anak-anak, karena ia sendiri berhenti menggunakan media sosial atas alasan penuh dengan “sentimen negatif”.

Lima hari sebelum pemilu, ia mengatakan kepada pendukung Trump di Pennsylvania: “Kebudayaan kita semakin kejam dan kasar, terutama kepada anak-anak dan remaja.

Mengejek, merusak, atau menyerang anak perempuan atau laki-laki berusia 12 tahun bukan perilaku yang pantas. Keterlaluan sekali apabila perilaku seperti ini terjadi di taman bermain mereka. Tindakan tersebut jelas tidak dapat diterima apabila dilakukan oleh seorang anonim yang bersembunyi di Internet.”

Mengenai perbedaan pendapatnya dengan pola komunikasi suaminya di Twitter semasa kampanye, Melania menjawab bahwa ia selalu menegurnya, tetapi “pada akhirnya ia selalu melakukan hal yang ia inginkan.” Melania akan tinggal di Trump Tower bersama putranya, Barron, sampai akhir semester sekolah.

Si Bungsu membawa Upik duduk di sofa ruang tamu Lantai V Trump Tower tersebut. Gadis itu masih menangis.

“Maaf, Upik terseret-seret kasus saya… ” ujar si Bungsu.

Upik masih terisak, dan masih menyandarkan kepalanya di dada si Bungsu. Si Bungsu membiarkan Upik memeluknya, dan menyandarkan kepala di dadanya. Pikirannya menerawang jauh melewati batas