Tak Berkategori  

Tikam Samurai (7)

Dia tegak berhadapan dengan Big Cow. Perbandingan tubuh mereka amat kontras. Big Cow ibarat paha lelaki dewasa. Si Bungsu ibarat lengan lelaki dewasa. ketika mereka berhadapan, keenam marinir itu tak bisa menahan senyum mereka.

Big Cow merentangkan kedua tangannya. Menyilahkan si Bungsu menyerang duluan. Si Bungsu maju, dengan perlahan menekankan telunjuknya ke bahagian samping leher Big Cow.

Kemudian dia berjalan ke arah lima marinir yang lain yang berdiri di belakang Big Cow. Mengambil botol
anggur dari tangan si letnan. Meneguk isinya. Kemudian berjalan menjauh sekitar lima langkah ke
samping. Di sana ada sebuah kursi kayu. Dia duduk, sambil kembali menyeruput anggur yang dia ambil dari
tangan si letnan.

Si letnan dan lima kawannya yang lain ternganga, melihat yang dilakukan si Bungsu. Ternganga melihat
betapa Big Cow tetap berdiri dengan kedua tangan terpentang, tidak bergerak sedikitpun!
Yang bergerak hanya mata Big Cow. Plarak plirik kiri kanan, tanpa bisa menolehkan kepala.

“Orang Cina menyebut ilmu ini sebagai ilmu totok…” ujar si Bungsu sambil mengibaskan tangannya ke arah Big Cow.

Saat itu juga Big Cow terbebas dari totokan. Dia bisa menggerakkan tangannya, dan melangkah ke arah si Bungsu. Menyalaminya dan mengucapkan terimakasih. Dia tahu, dia bukan lawan si Bungsu!

Para marinir yang “menguji” si Bungsu lagi-lagi pada terdiam.
***
DIA membukakan pintu mobil saat gadis itu bergegas akan masuk. Namun langkahnya terhenti saat sebelah
kakinya sudah masuk mobil.

“Mana Langley?” ujarnya heran. Langley adalah sopirnya selama ini.

“Dia mendapat pekerjaan di Kedutaan Rusia, Mom…”

Perempuan itu masuk ke mobil. Sopir dengan sikap hormat nenutupkan pintu. Kemudian masuk dan duduk di depan stir. Menghidupkan mobil dan berjalan menuju Markas PBB di 760 United Nation Plaza, New York.

Begitu duduk perempuan itu memeriksa telponnya. Melihat ada telpon Langley dua kali yang tidak dia
jawab, karena sedang rapat. Lalu ada pesan WA yang meminta maaf karena pindah kerja. (Bersambung)