Tak Berkategori  

Tikam Samurai (8)

Keesokan hari setelah mobil yang dia sopiri mengantar Violet ke Markas PBB dihujani tembakan, dia diberi tahu bahwa yang menembaki mereka adalah kelompok Ku Klux Klan.

“Geng supremasi kulit putih itu ingin menghabisi orang Jepang dan Indonesia yang ada di mobil tersebut,” ujar polisi melaporkan. Si Bungsu diberitahu, polisi sudah lama mencurigai dan mengawasi sebuah klub malam di daerah Newark.

Club malam itu, jika malam dijejali 100 orang minum, berjoget di tengah hidup pukul musik.

Namanya Club Malam, seratusan manusia yang menjejalinya datang dari berbagai bangsa. Namun karena Newark adalah Kota di Amerika Serikat, tentu saja pengunjungnya yang terbanyak adalah warga Amerika. Kulit putih maupun hitam.

Saat polisi baru mengendus keberadaan kantor kelompok rasis itu, dan berencana menggerebeknya, si Bungsu mengingatkan kawan-kawannya anggota CIA dari Biro Anti Teror, jika tidak hati-hati rencana mereka bisa dilawan Ku Klux Klan secara brutal.

Anggota CIA yang lain, yang meragukan kualitas si Bungsu, dengan sinis bertanya. apa maksud pernyataan si Bungsu.

Di salah satu ruangan cub itu polisi menduga Ku Klux Klan berkantor. Mereka menyamarkan kantor rasis mereka pada hiruk pikuk club yg buka jam 17 sore sampai jam 10 esoknya. (bersambung)