oleh

Tim KPK Geledah Ruang Kerja Wahyu Setiawan, Ini Penjelasan Ketua KPU

JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya menggeledah ruangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di kantor sementera KPU di Mess Bank Indonesia (BI), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Wahyu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima suap untuk meloloskan caleg dari PDIP, Harun Masiku ke DPR RI lewat cara Pergantian Antar Waktu (PAW). Wahyu menerima suap Rp400 juta dalam persekongkolan jahat ini. “Iya, yang dimasuki hanya ruangannya Pak Wahyu saja,” kata Arief kepada wartawan di Mess BI, Senin (13/1).

Arief mengatakan, sejumlah pegawai KPU ikut membantu tugas penyidik KPK. “Sebetulnya kita enggak menunjuk secara resmi siapa, tapi pejabat yang ada di kantor diminta mendampingi, saya lihat tadi ada beberapa kepala biro dan inspektorat ada di situ,” ucapnya.

Arief mengaku belum mengetahui detail hasil penggeledahan tersebut. Dia menjamin KPU akan kooperatif jika KPK membutuhkan informasi tambahan terkait kasus ini. “Belum tahu, kan mereka masih dalam proses, saya bersama anggota KPU sudah menemui di tempat di ruangan kerja Pak Wahyu, kita juga sudah sampaikan prinsipnya KPU terbuka, kooperatif, siap bekerjasama bilamana diperlukan klarifikasi informasi tambahan dokumen, kan kita belum tahu apa yang dibutuhkan, nanti kita siap hadir,” ucapnya dikutip dari okezone. (aci)

Loading...

Berita Terkait