Tak Berkategori  

Tim Monitoring Solsel Temukan Mesin Absensi Diduga Sengaja Dirusak 

Ilustrasi. (okezone)
Ilustrasi. (okezone)
PADANG ARO – Tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan Peraturan Bupati Solok Selatan Nomor, 41 tahun 2017 yang diketuai Asisten III Sekdakab Yul Amri, mulai turun ke beberapa OPD yang dinilai kurang serius dalam penerapannya.
Menurut Kepala BKPSDM, Erwin Ali didampingi Kabid Pengembangan dan Perencanaan Aparatur (PPA) BKPSDM Solsel, Admi Zulkhairi, dan Lisma Oktaviani, pihaknya tetap akan melakukan omtimalisasi untuk penerapan Perbup dengan cara membenahi sistem untuk menginput absensi ASN secara online, serta pendataan secara manual.
Saat ini, masih ada kendala masalah sistem online untuk pengolahan absen ASN secara online di BKPSDM, akibat jaringan internet di BKPSDM tidak aktif.
“Pasalnya dana untuk pembayaran jaringan internet ini tidak ada sama instansi kami. Dananya sesuai APBD Solsel tahun 2018 ini, ditempatkan di Dinas Kominfo,” kata Erwin Ali.
Asisten III Sekdakab Yul Ami kepada menjelaskan, pihaknya sudah melakukan monitoring dan evaluasi 6 OPD
Dari hasil monitoring kemaren ada ditemukan perusakan perangkat absensi oleh oknum. Selain itu ada juga ditemukan ketidak sesuaian data absensi dengan kehadiran ASN.
Terkait temuan pengrusakan alat sensor absen akan segera memperbaikinya. Sementara, tentang ketidak cocokan absensi dengan kehadiran ASN yang ditemukan di Sekretariat DPRD Solsel, semuanya diserahkan pada pimpinan unit kerja.
Ditambahkan Yul Amri, atas nama pimpinan pihaknya berharap pada masing-masing pimpinan OPD untuk dapat melakukan pengawasan ketat, agar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak terjadi kesalahan. (af)