Tak Berkategori  

Toko Sepatu Forlanti Shoes Bangkit Berkat Bantuan Modal UPZ Baznas Semen Padang

Jackman pemilik Toko Sepatu Forlanti Shoes sedang mengerjakan pesanan.(yose)

PADANG – Kehadiran Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) Semen Padang dinilai mampu mengangkat pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Padang.

Di Kota Padang, UPZ Baznas Semen Padang sudah menjadi ‘bapak angkat’ bagi pelaku usaha. Tak nampak jalan bagi UMKM mendapatkan modal, mereka mengadu ke UPZ Basnas Semen Padang.

Jika usahanya layak, sesuai dengan indikator yang ditentukan oleh UPZ Baznas. Tidak butuh waktu lama, bantuan barang modal akan diberikan.

Syaratnya, adalah sesuai dengan hasnaf delapan. Penerimanya adalah mereka yang berhak menerima zakat.

Salah satunya memberikan bantuan barang modal bagi pelaku usaha. Mereka tetap mengacu pada yang berhak menerima zakat, salah satunya tidak mampu.

Manfaat itu didapatkan oleh Jackman, 48 warga Jalan Simp. Golf Ulu Gadut Bandar Buat Padang. Jackman harus memulai usahanya dari nol di Kota Padang. Setelah gagal membuka usaha pembuatan sepatu kulit di Penari, Bengkulu.

Jackman pemilik Toko Sepatu Forlanti Shoes, dia adalah salah satu penerus pemilik toko sepatu Samilo di Jalan Veteran Kota Padang. Hanya saja saat mencoba mandiri membuka toko sepatu sendiri, dirinya sempat gagal di Bengkulu.

“Saya sejak umur 13 tahun sudah membuat sepatu bersama usaha orang tua. Sempat pula bekerja bersama orang lain, tapi saya ingin mandiri,” sebut ayah tiga anak ini.

Saat mencoba peruntungan di Penari, Bengkulu pada 2016, hasilnya tidak seperti diharapkan, ternyata minat pembeli sepatu berbahan kulit kurang disana. Bertahan dua tahun, akhirnya suami Elfi Susanti ini memutuskan balik ke Kota Padang.

Sampai di Kota Padang, dirinya tidak punya modal lagi. Sementara kebutuhan keluarga tetap berjalan. Akhirnya setelah mendapatkan saran dari salah seorang karyawan Semen Padang dirinya mengajukan bantuan modal pada UPZ Baznas PT Semen Padang pada 2019.

“Awalnya saya juga tidak tahu cara membuat proposal, karena sudah tidak ada jalan. Saya buat juga,” katanya.

Setelah proposal dibuat, datang survey dari tim UPZ Baznas Semen Padang, usahanya dinyatakan layak dibantu. Menunggu sekitar tiga bulan bantuan itu turun juga.

Jackman kembali membuka usaha pembuatan sepatu kulit. Diberinya nama Toko Sepatu Forlanti Shoes. Pertama berdiri, ditempatkan di Jalan Raya Padang Besi, Kota Padang.

UPZ Baznas Semen Padang memberikan bantuan barang modal senilai Rp5 juta rupiah. Bantuan itu dibelikan langsung pada bahan kulit. Mesin jahit, bahan tapak sepatu.

Dengan bantuan barang modal itu, Jackman bisa bangkit. Usahanya mulai banyak peminat. Pesanan mulai berdatangan. Karena Toko Sepatu Forlanti Shoes khusus pesanan, dia tidak membuat banyak sepatu.

“Alhamdulilah, bisa mendapatkan pesanan sampai 10 pasang perhari. Bahkan saya sempat punya tukang satu orang untuk membantu menyelesaikan pesanan,” ungkapnya.

Untuk satu pasang sepatu di Toko Sepatu Forlanti Shoes, Jackman mematok harga Rp300 ribu. Untuk sendal bisa dibawah itu, sekitar Rp250 ribu.

Sekarang sepatunya harganya naik menjadi Rp350 ribu. Karena naiknya harga bahan baku. Jika dikerjakan sendiri, dirinya bisa menyelesaikan satu pasang dalam satu hari.

“Kita beli kulitnya dari luar, yang jual di Pondok. Kalau kulit di Sumbar kualitasnya belum banyak yang baik,” ujarnya.

Pandemi Covid-19

Badai kembali datang. Ketika usahanya sedang banyak pesanan, ternyata pandemi Covid-19 datang pula. Pemerintah mengambil berbagai kebijakan, salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sejak itu usahanya langsung terjun.
Pekerja satu orang tidak lagi dipekerjakan. Pesanan nol setiap harinya.

“Pada 2020 turun lagi, karena pandemi, orang tidak memikirkan membeli sepatu, tapi memikirkan untuk makan. Itu wajar saja. Akibatnya usaha saya kembali sulit,” ungkapnya.

Meski begitu dirinya tetap bertahan. Setelah itu dia juga memindahkan tokonya dari Padang Besi ke Jalan Raya Ulu Gadut, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kec. Pauh, Padang.

Kini, usahanya sudah bisa berjalan lagi. Meski dilakukan sendiri, tanpa mempekerjakan tukang. Paling tidak dalam satu hari sudah ada pesanan yang datang.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada pesanan lagi. Sampai sekarang usaha saya masih bertahan sejak mendapatkan bantuan modal dari UPZ Semen Padang. Saya merasa bersyukur mendapatkan bantuan modal tersebut,” ungkapnya.

Pesanan sepatu pada Toko Sepatu Forlanti tidak hanya datang dari konsumen di Kota Padang. Ketika sudah ada yang pernah memesan sepatu padanya, kemudian memesan lagi. Biasanya menjadi langganan.

“Biasanya kalau pernah pakai sepatu kami, mereka pesan lagi. Kadang saya buat sepatu pesanan pelanggan dari Jakarta, Aceh dan daerah lainnya,” ungkapnya.

Dengan itu, Jackman mengaku berterimakasih pada UPZ Semen Padang. Dengan bantuan barang modal, dirinya bisa membangun pondasi usahanya di Kota Padang. Dirinya juga berupaya memperluas pasarnya saat ini. (yose)