Tak Berkategori  

Tokoh Pemuda: Tak Ada Tempat KNPI Tandingan di Sumbar

Para tokoh pemuda Sumbar dalam rapat koordinasi dan konsolidasi di Gedung KNPI Sumbar (rahmat zikri)
Para tokoh pemuda Sumbar dalam rapat koordinasi dan konsolidasi di Gedung KNPI Sumbar (rahmat zikri)

PADANG – Para tokoh pemuda menolak dualisme dan menyatakan tidak ada tempat bagi pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tandingan di Sumbar.

“Perpecahan di tingkat pusat sudah dari dulu terjadi. Tetapi di Sumbar tak pernah ada. Biar saja di pusat seperti itu, tidak di Ranah Minang ini,” ujar mantan Ketua KNPI Sumbar, Khandris Asrin.

Ia mengingatkan, KNPI adalah wadah dan labornya pemuda sebelum terjun ke dunia politik, dunia usaha dan profesi lainnya. Jadi, tidak boleh ditarik untuk kepentingan tertentu, termasuk politik, maka taka tak itu yang namanya tanding-tandingan,” tuturnya.

Makanya, dari dulu ketua KNPI Sumbar hanya satu periode meski aturannya boleh berlanjut untuk periode berikutnya, tetapi dengan pertimbangan memberikan pengkaderan generasi muda, lazimnya hanya satu periode jabatan saja.

Hal yang sama juga ditegaskan Yul Akhiary Sastra. Menurutnya, tidak ada alasan bagi pihak-pihak tertentu untuk mendirikan pengurus KNPI tandingan di daerah ini. “Taka ada alasannya, Musdprov tahun lalu sudah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, dalam periode berjalan juga tak ada aturan yang dilanggar yang bisa memaksa dilakukannya Musprovlub,” tegasnya.

Untuk itu ia mengingatkan, pihak-pihak tertentu tidak mengusik ketenangan pemuda Sumbar saat ini. “Kebebasan berserikat dan berkumpul oke, tetapi ada undang-undang pemuda. Kalau bicara KNPI ya undang-undang pemuda,” tutur Yul.

Sementara Hangky Mustav Sabarta menyatakan salut dengan kepengurusan KNPI periode sekarang yang dipimpin Defika Yufiandra. “Meski tak dianggarkan dalam APBD, tetapi kegiatan-kegiatan tetap berjalan, seolah-olah sudah ada anggarannya,” tutur Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumbar ini.

Untuk itu ia sepakat dengan tokoh muda lainnya, tak perlu ada KNPI tandingan di Sumbar. “Biar sajalah ditingkat pusat, di sini tak perlu itu,” lanjutnya. (arief)