Tak Berkategori  

Tusuk Sopir Angkot, Hendri Disidang

PADANG –¬†Melukai orang lain dengan senjata tajam hanya gara-gara uang seribu, Hendri Mai terpaksa harus meringkuk di kursi pengadilan untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Pada sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Padang, Senin (20/5), Hendri mengakui kalau dirinya telah menusuk korbannya menggunakan pisau sebanyak dua kali. Akibat tusukan senjata tajam itu korban mengalami luka di telapak tangan kanan dan lengan kiri.

Di hadapan majelis hakim Hendri menceritakan, korbannya adalah seorang supir angkot Lubuk Buaya bernama Dafi. Saat itu, di pinggir jalan kawasan Pasar Lubuk Buaya pada 30 Januari 2019, Hendri meminta uang seribu dengan memberikan permen pada si supir. Namun si supir tidak mau memberikan uang, dan menjanjikan ke Hendri akan membayarnya sesudah satu putaran lagi menjalankan angkotnya.

Karena tidak terima dengan sikap si supir, Hendri kemudian mengambil pisau milik pedagang di sekitar tempat itu lalu menusuk Dafi. Saking kesalnya, terdakwa juga menusuk ban angkot hingga bocor.

Hakim ketua pada sidang itu, Ade Zulfina Sari mengatakan bahwa gara-gara penusukan itu, korban menerima empat jahitan dan tidak bisa bekerja selama 10 hari.

Usai mendengar keterangan terdakwa, hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda tuntutan. (Wahyu)