PADANG – Setelah sempat jeda selama lima tahun Unand Award kini digelar lagi. Jumat (22/7), perhelatan antar civitas akademik Unand itu resmi dibuka Rektor Tafdil Husni di Convention Hall.
Pembukaan tersebut dibarengi dengan sosialisasi tentang penilaian dan syarat-syarat yang harus dipenuhi peserta, yang dihadiri oleh para wakil rektor dekan, dosen dan mahasiswa.
Sekretaris Panitia Pelaksana Anugrah Unand, Abrinaldi Asri mengatakan, kategori yang diperlombakan adalah dosen berprestasi dalam bidang mengajar, dosen berprestasi dalam bidang penelitian dan penerapan , mahasiswa berprestasi bidang eksakta, mahasiswa berprestasi bidang rekayasa sosial dan ekonomi terapan, mahasiswa berprestasi bidang kewirausahaan, tenaga kependidikan berprestasi bidang pelayanan dan keterampilan. Pendaftaran peserta mulai 25 Juli-12 Agustus.
Adapun juri yang dikonfirmasi panitia yakni, Taufik Abdullah, Hasyim Djalal, Fahmi Idris, Karni Ilyas, Azyumardi Azra. Rohim Dahuri, Andrinof Chaniago, Fasli Jalal, Musliar Kasim, Satryo Sumantri Brojonegoro, Wiku Adisasmito, Dedi Priadi, Dewi Fortuna Anwar, Yuhara Sukra, Elfindri, Saldi Isra, Haryadi Sukamdani dan Eng. Uyung Gatot.
Sebelumnya Ketua Panitia, Chairil Abdini mengatakan, tujuan diselenggarakan Unand Award adalah sebagai upaya membawa Unand menjadikan perguruan tinggi terbaik, dan menjadi penyelamat bagi segenap civitas akademik untuk berbuat lebih baik lagi di masa akan datang. (defil)