oleh

UNDP Bersama Baznas Bangun Desa Agrowisata

JAMBI – Berdayakan Desa Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerjasama dengan Bank Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi dan Organisasi PBB untuk Pembangunan Dunia (UNDP) membangun Desa Agrowisata di Lubuk Bangkar, Jambi.

Desa Lubuk Bangkar menjadi lokasi program komprehensif dari seluruh program penyaluran zakat Baznas. Yang meliputi sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan dan sosial serta dakwah.

Pengembangan Agrowisata Desa Lubuk Bangkar dititikberatkan pada program pemberdayaan petani kopi melalui pengembangan produk olahan pascapanen. Masyarakat menerima pendampingan pengembangan budidaya perkebunan karet dan penanganan produksi.

“Baznas melakukan pemberdayaan peternakan kambing dan domba, pengembangan kerajinan tangan tradisional dari daun pandan. pengembangan agrowisata Bukit Tempurung dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” tutur Anggota Baznas, Nana Mintarti.

Dana zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan para Muzaki Baznas  sebelumya telah diwujudkan dalam pembangunan satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 60 KW yang dinikmati 2000 warga di desa tersebut. Mendorong produktivitas masyarakat mengembangkan program pertanian, perikanan, UMKM dan pengolahan kopi.

“Terimakasih untuk dukungan dari Bank Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi dan UNDP sehingga program pengembangan potensi Desa Lubuk Bangkar ini dapat terus berkelanjutan. Peran serta masyarakat menjadi kunci pelaksanaan program yang ideal,” katanya.

Kemitraan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Baznas, Bank Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi dan UNDP untuk Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Terletak di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, desa Lubuk Bangkar menawarkan pemandangan indahnya perkebunan kopi dan ladang sayuran yang menghiasi perbukitan hijau mejadi agrowisata, kata Wakil Perwakilan UNDP Indonesia Sophie Kemkhadze.

Memanfaatkan ekonomi lokal, salah satu cara konkret membawa SDGs lebih dekat dengan masyarakat. Pembangunan ekonomi lokal dapat secara efektif, meningkatkan peluang bisnis lokal dan pekerjaan yang lebih optimal.

“Kami berharap melalui kemitraan ini dapat membantu dalam pengentasan, memberantas kemiskinan dan masyarakat yang makmur dalam mencapai SDGs terutama dalam tujuan no 1 (No Poverty),” pungkasnya. (smn)

 

Loading...

Berita Terkait