oleh

Wabup Buka Saluran Air, Keluhan Petani Siguntur Teratasi

Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan membuka pintu saluran
irigasi primer disaksikan ratusan petani. (syafri piliang)

DHARMASRAYA – Keluhan masyarakat Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung soal kurangnya pasokan air untuk areal persawahan disikapi Wakil Bupati Dharmasraya, Amrizal Dt Rajo Medan. Diawali dengan diskusi bersama masyarakat di aula Kantor Bupati, Selasa (11/12), Wabup langsung turun ke lapangan untuk meninjau akar permasalahan yang disampaikan para petani Siguntur.

Sebagaimana yang dipaparkan petani, kurangnya pasokan air untuk mengairi sawah
disebabkan karena ditutupnya pintu irigasi yang berlokasi di Sungai Dareh, tepatnya di
samping Reno Swalayan, yang menyebabkan sawah petani di Nagari Siguntur sering
kekurangan air. Dan diakui warga, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan agar persoalan ini mendapat solusi. Karena kami di
Siguntur itu, sebagian besar bergantung hidup dari hasil pertanian. Kami sudah datangi
dinas terkait, menyampaikan kepada DPRD, melaporkan kepada BWS, namun sampai saat ini masih belum ada hasil. Itulah kenapa hari ini, kami langsung datang ke kantor bupati untuk menyampaikan keluh kesah kami dan meminta kepastian solusi untuk persoalan ini,” ujar salah seorang perwakilan kelompok tani, Syafrudin, di hadapan Wabup.

Usai mendengar pemaparan warga, Amrizal langsung mengambil tindakan untuk turun ke
lapangan guna melihat langsung kondisi saluran irigasi primer yang disebut warga menjadi
penyebab kurangnya pasokan air ke sawah mereka. Pada kesempatan itu, ia juga turut
membawa langsung sejumlah perwakilan dari petani Nagari Siguntur.

“Saya harap, petani tetap tenang. Persoalan ini akan kita carikan solusinya. Pemerintah
daerah ada bersama petani, kami juga tidak ingin petani kesusahan. Setelah ini kita
bersama-sama cek ke lapangan dan memutuskan tindakan apa yang akan diambil,” ujarnya.

Sesampainya di lapangan dan melihat langsung kondisi aliran irigasi, serta berdiskusi
dengan pihak BWS dan juga dinas terkait, akhirnya keluhan warga Siguntur mendapat solusi dengan dibukanya pintu air irigasi di samping Reno Swalayan. Wabup juga meminta agar petugas terkait dapat mengatur pendistribusian air secara baik dan merata ke sawah-sawah yang ada. (syaf/ron)

News Feed