Tak Berkategori  

 Wacana Penurunan BBM Harus Diperhitungkan Tepat

JAKARTA – Bank Indonesia menilai wacana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium oleh pemerintah, harus diperhitungkan dengan tepat.

“Kalau memang hitung-hitungannya sudah memungkinkan untuk diturunkan, silahkan diturunkan. Tetapi jangan diturunkan saat hitung-hitungannya belum memungkinkan untuk diturunkan. Nanti yang malah terjadi ada sedikit penurunan tetapi kita kehilangan kepercayaan dan kredibilitas,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (2/1).

Agus kembali mengingatkan saat pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM pada November 2014 lalu. Menurutnya, reformasi subsidi BBM dilakukan saat itu mencerminkan kondisi ekonomi yang lebih sehat.

Ia berharap, wacana penyesuain harga BBM kali ini yang perlu diperhatikan adalah basis perhitungan dan formulasinya harus transparan.

“Karena ini adalah bagian pendidikan bagi masyarakat dan kredibilitas. Karena publik ingin mengetahui bahwa kalau kita melakukan penyesuaian harga itu masih konsisten sesuai dengan reformasi sektor energi yang kita lakukan,” ujar Agus. (*/lek)

Sumber: antara